Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra memimpin apel penerimaan mahasiswa KKN-BBK Universitas Airlangga di Halaman Kantor Pemkab Mojokerto, Senin (6/1/2026).

‎inilahmojokerto.com — Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata dan Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-7 Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

‎Dukungan tersebut ditandai dengan apel penerimaan mahasiswa yang dipimpin langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra di Halaman Kantor Pemkab Mojokerto, Selasa (6/1/2026) pagi.

‎Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto menegaskan bahwa Pemkab Mojokerto selalu terbuka menerima mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang melaksanakan program KKN di wilayah Kabupaten Mojokerto.

‎Menurutnya, kehadiran mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan dan pembangunan masyarakat desa.

‎“Kami terbuka menerima mahasiswa KKN dari berbagai universitas. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya bersama membangun masyarakat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif,” ujar Bupati Al Barra.

‎Ia menambahkan, Kabupaten Mojokerto telah beberapa kali menjadi lokasi pelaksanaan KKN-BBK Unair dan hasilnya dinilai memberi dampak positif bagi masyarakat.

‎Oleh karena itu, bupati berharap mahasiswa dapat menghadirkan program kerja yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan.

‎“Kami berharap program yang dijalankan berdampak langsung, inovatif, dan mampu memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa,” imbuhnya.

‎Sementara itu, Direktur Pendidikan Universitas Airlangga Surabaya, Maftuchah Rochmanti, menjelaskan bahwa KKN-BBK Unair ke-7 di Kabupaten Mojokerto melibatkan 351 mahasiswa.

‎Mereka akan ditempatkan di 40 desa yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Trawas, Gondang, dan Pacet.
‎Maftuchah menegaskan bahwa KKN-BBK tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga wujud sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan nasional.

‎“KKN-BBK merupakan bentuk kolaborasi nyata Unair dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya. (kim)

12

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini