Sambil gowes pagi, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan fisik sekaligus memantau kondisi lingkungan di wilayah Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (6/1/2026).

inilahmojokerto.com — Pemerintah Kota Mojokerto dalam memastikan pembangunan berjalan berkesinambungan kembali ditunjukkan Wali Kota Ika Puspitasari.

‎Melalui kegiatan bersepeda pagi, Wali Kota meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan fisik sekaligus memantau kondisi lingkungan di wilayah Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa, 6 Januari 2026.

‎Kegiatan gowes tersebut menjadi bagian dari pendekatan kepemimpinan yang mengedepankan keterlibatan langsung di lapangan. Tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran, langkah ini sekaligus dimanfaatkan untuk mengevaluasi hasil pembangunan tahun 2025 serta memastikan kesiapan perencanaan proyek strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 dan seterusnya.

‎Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi jajaran perangkat daerah, antara lain Kepala Dinas PUPRPERAKIM, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kominfo, Kepala DPMPTSP, Kepala Bagian Umum, serta camat dan lurah setempat.

‎Kehadiran lintas perangkat daerah ini mencerminkan sinergi internal Pemkot Mojokerto dalam mengawal pembangunan kota secara terpadu.

‎Ika menjelaskan bahwa keterbatasan waktu pengerjaan proyek fisik pada tahun 2025 menjadi salah satu alasan pentingnya evaluasi lapangan secara langsung. Hal ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan yang belum tuntas dapat dilanjutkan secara tepat dan terencana pada tahun berikutnya.

‎“Kita sengaja gowes sambil melihat langsung hasil pekerjaan proyek di tahun 2025. Karena waktu pengerjaan yang terbatas, masih ada beberapa pekerjaan yang harus dituntaskan. Sekaligus, kita juga mengecek rencana proyek yang akan berjalan di tahun 2026,” ungkapnya.

‎Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi pijakan utama dalam perencanaan pembangunan.

‎Sejumlah usulan yang menjadi perhatian meliputi peningkatan aksesibilitas antarwilayah, khususnya konektivitas antara Kota Mojokerto dan Kabupaten Mojokerto, serta penguatan sarana dan prasarana olahraga di lingkungan permukiman.

‎Menurut Wali Kota, fasilitas olahraga memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan potensi atlet lokal. Tidak sedikit atlet dari Kota Mojokerto dan daerah sekitarnya yang memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai sarana pembinaan dan latihan.

‎Selain aspek pembangunan fisik, peninjauan lapangan juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kondisi kebersihan lingkungan, terutama di kawasan perbatasan antara Kelurahan Blooto dan wilayah Kabupaten Mojokerto.

‎Ika menyoroti masih ditemukannya sampah yang tercecer di sepanjang jalan, yang sebagian besar dipicu oleh rendahnya kesadaran masyarakat.

‎“Secara sistem, pengelolaan sampah di Kota Mojokerto sudah tertata. Tantangannya adalah membangun kesadaran bersama, khususnya di wilayah perbatasan,” ujarnya.

‎Ia berharap, komitmen menjaga kebersihan lingkungan dapat menjadi tanggung jawab kolektif lintas wilayah, seiring dengan upaya mewujudkan pembangunan Kota Mojokerto yang berkelanjutan, tertata, dan berwawasan lingkungan. (kim)

14

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini