Kecamatan Magersari jadi kecamatan pertama di Kota Mojokerto sebagai pembuka rangkaian penyusunan rencana pembangunan tahun 2027.

inilahmojokerto.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan resmi dimulai di Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, sebagai pembuka rangkaian penyusunan rencana pembangunan tahun 2027.

Forum ini menjadi ruang strategis penjaringan aspirasi masyarakat dengan pendekatan bottom up, sebelum dibahas lebih lanjut pada Musrenbang tingkat kota.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa arah pembangunan 2027 difokuskan pada penguatan ketahanan ekonomi dan sosial budaya melalui peningkatan daya saing sektor unggulan.

“Ketahanan ekonomi menjadi penting agar kita mampu berdikari. Namun kekuatan kita tidak hanya pada sumber daya alam dan ekonomi, melainkan juga pada ketahanan sosial budaya yang berbasis gotong royong,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sektor UMKM menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM, sekitar 16 ribu pelaku UMKM — terutama kuliner — telah terdata dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Selain itu, industri kecil menengah (IKM) alas kaki juga telah menembus pasar ekspor.

“Potensi ini harus kita kelola dengan baik untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah,” imbuhnya.

Wali Kota Ika juga mengakui tantangan keterbatasan lahan di Kota Mojokerto yang kerap menjadi kendala realisasi program prioritas nasional maupun investasi berskala besar.

Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah tetap mengakses program pusat yang memungkinkan secara teknis.

Dalam Musrenbang Kecamatan Magersari tercatat 86 usulan, terdiri dari 65 bidang infrastruktur, 10 bidang pembangunan sumber daya manusia, dan 11 bidang ekonomi.

Seluruhnya akan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah yang tertuang dalam Panca Cita Kota Mojokerto sebagai fondasi mewujudkan kota yang berdaya saing dan berkarakter gotong royong. (kim)

6

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini