Truk tangki bernopol L 8273 NH bertuliskan PT Sinar Almas Mulia itu melaju dari arah Jombang menuju Surabaya (barat ke timur) sebelum akhirnya diduga hilang kendali dan melompat keluar dari badan jalan tol.

InilahMojokerto.com — Suara dentuman keras memecah sunyi pagi di Dusun Banci, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 05.45 WIB.

Warga yang masih terlelap mendadak terbangun ketika sebuah truk tangki bermuatan solar industri tiba-tiba terjun bebas dari jalur tol dan menghantam aliran irigasi di bawah jembatan setinggi kurang lebih lima meter.

Truk tangki bernopol L 8273 NH bertuliskan PT Sinar Almas Mulia itu melaju dari arah Jombang menuju Surabaya (barat ke timur) sebelum akhirnya diduga hilang kendali dan melompat keluar dari badan jalan tol.

M. Habib, warga setempat, mengaku sempat mengira suara tersebut sebagai ledakan. “Saya kaget sekali. Waktu itu masih di dalam rumah, tiba-tiba terdengar benturan keras. Anak-anak berteriak ada truk tangki jatuh dari tol,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Tanpa pikir panjang, warga berhamburan menuju sumber suara. Mereka mendapati truk dalam kondisi ringsek di saluran irigasi. Sang sopir terlihat berusaha merangkak menjauh dari badan kendaraan.

“Kami langsung membantu evakuasi. Sopirnya masih sadar, tapi sepertinya kakinya patah,” tambah Habib.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Sopir yang identitasnya belum diketahui hingga berita ini ditulis mengalami dugaan patah tulang pada kaki kiri.

Ia dilaporkan sempat melompat keluar dari kabin sebelum truk sepenuhnya terjun ke bawah.

Kapolsek Gedeg, Polres Mojokerto Kota, AKP Karen, yang ditemui di lokasi kejadian menyampaikan dugaan sementara kecelakaan disebabkan faktor human error.

“Diduga sopir mengalami human error, bisa jadi mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Dari posisi jatuhnya kendaraan, truk melaju dari arah Jombang ke Surabaya.

Sopir selamat dan sudah dibawa ke IGD RSUD RA Basori Gedeg untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Pantauan di lapangan, kondisi truk mengalami kerusakan parah. Roda bagian depan dan belakang terlepas dari sasis, sementara tangki mengalami kebocoran hingga solar industri tumpah ke aliran irigasi.

Sejumlah warga tampak memanfaatkan situasi dengan mengais solar yang tercecer, mengumpulkannya ke dalam botol dan wadah seadanya.

Sementara itu, petugas kepolisian bersama pihak jasa marga dan keamanan jalur tol melakukan pengamanan lokasi untuk mengantisipasi risiko kebakaran dan menunggu proses evakuasi kendaraan menggunakan derek.

Pagi yang semula sunyi berubah menjadi hiruk-pikuk. Di antara bau solar yang menyengat dan besi yang ringsek, warga Dusun Banci menyaksikan bagaimana dalam hitungan detik, laju kendaraan di atas tol bisa berakhir di dasar saluran irigasi. (joe/anto)
.

16

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini