
inilahmojokerto.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak mempersulit masyarakat dalam mengakses pelayanan publik. Seluruh perangkat daerah diminta memiliki pemahaman yang sama untuk menghadirkan pelayanan yang mudah, efektif, dan tidak berbelit-belit.
Pesan tersebut disampaikan Ning Ita saat membuka coaching Ning Ita Sinar ASN di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Senin (19/10-2026). Kegiatan ini diikuti 150 peserta dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Ning Ita menegaskan, nilai dasar ASN BerAKHLAK tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Pelayanan itu berarti memberikan kemudahan,” ujarnya.
Ia mencontohkan pelayanan perizinan yang melibatkan sejumlah perangkat daerah dan sektor terkait. Menurutnya, koordinasi lintas instansi diperlukan agar masyarakat tidak harus menghadapi proses yang rumit akibat perbedaan pemahaman atau ego sektoral.
Selain berorientasi pada pelayanan, Ning Ita menekankan pentingnya akuntabilitas dalam perencanaan program dan penggunaan anggaran. Setiap kegiatan perangkat daerah harus selaras dengan perencanaan pembangunan serta memiliki target kinerja yang terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
ASN juga diminta terus meningkatkan kompetensi untuk mengikuti perkembangan regulasi, teknologi, dan tuntutan pelayanan publik. Sementara itu, nilai harmonis dan kolaboratif perlu diwujudkan melalui kerja sama antarpersonel maupun lintas perangkat daerah.
Coaching Ning Ita Sinar ASN merupakan bagian dari pembinaan kepegawaian yang dilaksanakan secara berkala. Melalui kegiatan ini, Pemkot Mojokerto mendorong aparatur bekerja secara profesional, adaptif, dan berintegritas demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.









































