IM.com – Tim Serapan Gabah Petani (Sergap) Markas Besar TNI AD (Mabesad) kembali mengunjungi wilayah Jajaran Korem 082/CPYJ tidak terkecuali Kodim 0815 Mojokerto.Kedatangan Tim Sergap Mabesad yang terdiri dari Kolonel Kav Achmad Riad, S.I.P dan Kolonel Inf Suyitno disambut Dandim 0815 Mojokerto Letkol Czi Budi Pamudji di Makodim 0815 Senin (12/06/2017).
Sebelum terjun ke lapangan Tim Sergap Mabesad melaksanakan rapat terkait pencapaian target Sergap di Ruang Data Makodim 0815 Mojokerto dan diikuti Dandim, Ka Bulog Sub Divisi Regional IV Surabaya Selatan di Mojokerto, Kepala BPS Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto yang diwakili Rofi Roza Tjahjoharjani, SP, MM, dan Pasi Ter Kodim 0815 Mojokerto Kapten Chb Djenal Abidin.
Seusai rapat, Tim Sergap Mabesad dengan didampingi Dandim 0815 Mojokerto Letkol Czi Budi Pamudji beserta rombongan menuju Gudang Bulog Sub Divre IV Surabaya Selatan Sooko Kabupaten Mojokerto, diterima staf Bulog, Danramil 0815/03 Sooko Kapten Inf Didik Budi Santoso dan Satgas Sergap Koramil 0815/03 Sooko.
Setelah melakukan pengecekan terkait serapan gabah petani dan ketersediaan pangan dengan pihak Bulog, Tim Sergap Mabesad melanjutkan lawatannya ke Penggilingan Padi milik Purwo di Dusun Sambirejo Desa Randugenengan Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto.
Tim Sergap Mabesad, Kolonel Kav Achmad Riad, S.IP, melakukan dialog dengan Purwo seputar serapan gabah petani di wilayah Kecamatan Dlanggu yang dilakukan penggilingan padi miliknya. Tampak hadir di lokasi, Danramil 0815/14 Dlanggu Kapten Inf Kasim, Koordinator PPL dan Babinsa setempat.
“Kegiatan ini dilaksanakan guna mengetahui pelaksanaan Sergap serta kendala yang dihadapinya, sebagai bahan masukan untuk program upsus swasembada pangan pada masa yang akan datang” ujar Kolonel Kav Achmad Riad, S.IP, selaku Ketua Tim Sergap Mabesad.
Penggilingan padi milik Purwo merupakan lawatan terakhir, selanjutnya Tim Sergap Mabesad menuju Makodim 0815 Mojokerto untuk melaksanakan evaluasi.
Dandim 0815 Mojokerto Letkol Czi Budi Pamudji, saat dikonfirmasi menyampaikan, kedatangan Tim Sergap Mabesad di wilayahnya dalam rangka optimalisasi pencapaian target serapan gabah petani periode April sampai September 2017 serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Sergap, sehingga ada kesinambungan antara kegiatan Upsus swasembada beras dengan penyerapan gabah/beras pasca panen petani. (dim/uyo)