Petugas Polsek Jatirejo Polres Mojokerto Polda Jawa Timur melakukan pengamanan acara Sedekah Bumi Desa Sumberjati,

inilahmojokerto.com — Tradisi Ruwah Desa atau Sedekah Bumi kembali digelar masyarakat Desa Sumberjati, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jumat (30/1/2026) malam.

Ritual budaya berlangsung di Balai Desa Sumberjati pada pukul 20.30 menjadi ruang spiritual warga untuk mengungkapkan rasa syukur atas hasil bumi serta memanjatkan doa keselamatan, sekaligus mengenang para leluhur pendiri desa.

Bagi masyarakat Sumberjati, Sedekah Bumi bukan sekadar warisan budaya, melainkan laku spiritual kolektif yang menegaskan relasi manusia dengan alam.

Melalui doa bersama dan simbol-simbol tradisi, warga menyampaikan terima kasih kepada Tuhan atas kesuburan tanah, sembari memohon perlindungan dari marabahaya serta keberlanjutan kehidupan desa.

Pementasan wayang kulit yang mengiringi Ruwah Desa memiliki makna edukatif. Kisah-kisah pewayangan kerap memuat ajaran moral tentang kebijaksanaan, keseimbangan hidup, serta tanggung jawab manusia terhadap sesama dan lingkungannya.

Nilai-nilai tersebut diwariskan lintas generasi, menjadikan Sedekah Bumi sebagai sarana pendidikan spiritual dan kultural yang hidup di tengah masyarakat.

Untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman, jajaran Polsek Jatirejo, Polres Mojokerto, Polda Jawa Timur, turut melakukan pengamanan selama acara berlangsung.

Kehadiran aparat kepolisian bertujuan mendukung kelancaran kegiatan budaya agar warga dapat menjalankan tradisi dengan rasa nyaman.

Kapolsek Jatirejo AKP Agus Setiawan, SH mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan kegiatan Ruwah Desa berjalan aman, lancar, dan kondusif sehingga masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tenang,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, termasuk memperhatikan kendaraan masing-masing selama kegiatan berlangsung.

Melalui Sedekah Bumi, masyarakat Sumberjati meneguhkan kembali nilai syukur, kebersamaan, dan penghormatan terhadap alam serta leluhur, sebuah tradisi spiritual yang tetap relevan di tengah perubahan zaman, dengan dukungan keamanan sebagai penopang kelancarannya.. (joe/Kim)

15

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini