Musim pancaroba sangat rawan serangan nyamuk aides aegepty

IM.com – Pemkot Mojokerto kini mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), mengingat memasuki musim penghujan.

“Musim pancaroba seperti ini sangat rawan serangan nyamuk aides aegepty. Akan banyak timbul genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Termasuk ISPA seperti batuk pilek,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto, Christina Indah Wahyu, (22/9).

Meski demikian Indah mengungkapkan, untuk saat ini memang masih belum ada ditemukan kasus DBD. Namun tetap diperlukan langkah antisipasi seperti menjaga kebersihan lingkungan dan konsumsi vitamin C.

Dengan tindakan antisipasi diharapkan dapat menekan angka kasus dan menghindari jatuhnya korban meninggal. Dinkes setempat sedianya mengeluarkan surat edaran (SE) ke seluruh Puskesmas yang ada di wilayah itu untuk waspada penyakit DBD. Untuk mengantisipasi berkembangnya DBD, pihaknya masih konsis melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Kegiatan ini dilakukan berkala tiap Jumat.


Ia berharap dengan dilakukannya pengasapan pada titik rawan diharapkan dapat memutus rantai penyebaran penyakit DBD. “Ini merupakan masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Jika sebelumnya kita waspada terhadap penyakit diare maka sekarang waspada DBD dan ISPA,” cetusnya.

Untuk menghindari penyakit DBD tersebut, ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing dengan mengupayakan tidak adanya genangan air.

Seperti diketahui, beberapa hari terakhir hujan mulai mengguyur Kota ini. Intensitas hujan yang lebat memicu timbulnya genangan disana sini. Pembentukan awan yang terjadi di waktu siang membuat cuaca berubah-ubah panas dan dingin. Jika seperti ini, bisa dipastikan antrian pasien di RSUD dan Puskesmas meningkat. (ama/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here