Program pemberian seragam sekolah gratis untuk meningkatkan minat sekolah warga Kota Mojokerto

IM.com – Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus resmi melaunching pemberian bantuan seragam sekolah gratis pada acara gelar seni dan anugerah prestasi hari ulang tahun Program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan (PKMBP) ke-8 tahun 2016. Acara tersebut sekaligus menepis tudingan seragam sekolah gratis cuman janji.

“Sebagian orang telah menyindir bahwa pemberian seragam gratis ini dianggap sebagai angin surga. Saya memang menebarkan angin surga yang membawa kesejukan dan menggembirakan. Kita tidak janji-janji tapi bukti,” seru Mas’ud Yunus diacara yang digelar di Astoria Convention Hall launching.

Bukti tersebut terealisasi dengan berlangsungnya program seragam gratis di Kota Mojokerto. “Saya target pada tanggal 26 November distribusi seragam gratis ini sudah ditangan anak-anakku semua,” tutur Walikota.

Pengadaan kain seragam sekolah gratis itu dibagi ke dalam dua paket, yakni untuk SD dan SMP senilai Rp 2,124 miliar dan SMA/SMK Rp 1,719 miliar yang bersumber dari APBD TA 2016.


Kain seragam sekolah gratis ini terdiri dari tiga item, yakni seragam nasional berupa merah-putih untuk murid SD, hijau-putih untuk murid MI, putih-biru untuk siswa SMP dan MTs, dan putih-abu-abu untuk siswa SMA/SMK sederajat. Sedangkan dua item lainnya berupa seragam khas warna oranye dan seragam Pramuka.

Pembagian sempat molor karena proses lelang. Seharusnya dibagikan kepada siswa pada awal tahun ajaran baru 2016-2017.

Kebijakan pemberian seragam gratis ini, untuk meringankan beban warga Kota Mojokerto dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak. Harapannya tak ada lagi alasan dari warga Kota Mojokerto enggan menyekolahkan anaknya karena terbentur biaya. Program seragam sekolah gratis ini, akan diterapkan untuk tahun-tahun selanjutnya.(ika/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here