Kondisi rumah sebelum direnovasi melalui program RTLH

IM.com – Renovasi rumah tidak layak huni yang gulirkan Pemprov Jatim bersama Kodam V Brawijaya tak hanya menyentuh di wilayah pedesaan. Di kawasan lingkungan perkotaan pun menjadi sasaran perbaikan, kendati jumlah tidak banyak.

Program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di teretorial Kodim 0815 Mojokerto yang meliputi wilayah kota dan kabupaten juga menyentuh warga kota. Salah satunya Koramil 0815/01 Prajurit Kulon, ada satu unit rumah menjadi sasaran RTLH ke-XIII Tahun Anggaran 2017.

Adalah rumah Suparno, (69) di Ngaglik Gang Gotong Royong III Nomor 13 RT 03 RW 04 Kelurahan Kranggan Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto. Di rumah berukuran 5 x 12 meter di atas lahan 6 x 15 meter ditempat Suparno bersama istri Parni anak menantunya yaitu pasangan Slamet Riyadi dan Mulyani.

Slamet Riyadi dan Mulyani yang berjualan nasi pecel di Jalan Bhayangkara Kota Mojokerto, menjadi tulang punggung bagi keluarga Suparno. Kondisi rumah berlantai tanah dan berdinding anyaman bambu direnovasi ruang tamunya berukuran 5 x 4 meter dan teras 5 x 2 meter, total 5 x 6 meter. Sedangkan sisanya 5 x 6 meter dibangun sendiri oleh pemilik rumah.


Danramil 0815/01 Pralon melalui Bati Tuud Pelda Maumi menerangkan, setiap harinya Babinsa setempat Serma Suryono dibantu anggota Koramil Pralon dan warga kompak mengerjakan renovasi RTLH ini. “Saat Minggu (23/04/2017) kondisi rumah ini sudah mencapai 95 % dan diharapkan akhir April ini sudah selesai,” tegas Pelda Maumi. (dim/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here