Pemusnahan barang bukti hasil Operasi Rutin Kepolisian tahun 2017 yakni pelaksanaannya dilakukan secara serentak se Indonesia dan diikuti oleh Ditreskoba Polda Jatim serta Polres Jajaran se Jatim dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Republik lndonesia Ke-72.

IM.com – Polres Mojokerto Kota dan Polres Mojokerto memusnakan barang bukti narkoba berupa pil double L dan sabu, Selasa (15/8/2017). Sebanyak 17 ribu pil double L dan sabu seberat 29,428 gram dimusnakan dengan cara dibakar di halaman masing-masing yakni Polres Mojokerto Kota dan Polres Mojokerto.

Pemusnahan barang bukti hasil Operasi Rutin Kepolisian tahun 2017 yakni pelaksanaannya dilakukan secara serentak se Indonesia dan diikuti oleh Ditreskoba Polda Jatim serta Polres Jajaran se Jatim dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Republik lndonesia Ke-72.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Puji Hendro Wibowo mengatakan, ada sekitar 15 ribu pil double L dan sekitar 5 gram sabu yang dimusnahkan. “Ini hasil tangkapan sebelumnya yakni mulai bulan Maret, April, Mei dan Juni,” ungkapnya didampingin Kasubbag Humas, Kasat Narkoba dan sejumlah kapolsek jajaran.

Masih kata Kapolresta, barang bukti berupa pil double L merupakan dari jaringan Kediri, Jombang dan Mojokerto. Sementara barang bukti sabu dari jaringan di wilayah Sidoarjo, Gresik, Surabaya, Jombang dan Mojokerto. Pihaknya akan melakukan pemusnahan barang bukti jika sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Sementara itu, Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, Polres Mojokerto melakukan pemusnahan barang bukti narkoba berupa ganja kering seberat 24,425 gram, pil double L sebanyak 2 ribu butir dan minuman keras (miras). “Ini hasil tangkapan selama dua minggu terakhir,” katanya.

Dari dua jenis narkoba tersebut, lanjut Kapolres merupakan barang bukti tak bertuan alias Mr-x dengan dua laporan penyelidikan. Barang bukti berupa ganja kering diamankan di kawasan Mojosari, sedangkan untuk pil double-L, diperoleh di wilayah hukum Kutorejo. Namun saat dilakukan penangkapan, pelaku kabur.

“Kami akan terus meningkatkan patroli wilayah khususnya di wilayah perbatasan, yang dimungkinkan menjadi lokasi peredaran. Kami juga akan melakukan pengawasan miras karena saat ini siapa saja bisa membelinya dengan rutin razia di warung-warung yang disinyalir menjual miras,” tuturnya.(ning/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here