Lomba menggambar dan mewarnai sebagai salah satu cara meminimalisir ketergantungan anak ada gedget menarik respon positip dari orang tua

IM.com – Rumah baca Griyo Maos Banyu Ilmu mengadakan lomba menggambar dan mewarnai. Lomba yang diikuti ratusan siswa TK dan SD di Kota dan Kabupaten Mojokerto digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah pemuda dan meminimalisir ketergantungan anak pada gedget.

Lomba yang digelar di Dusun Rembu Kidul, Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, juga digelar beberapa lukisan serta kerajinan hasil karya anak didik dari rumah baca. Tak hanya itu, sejumlah permainan tradisional juga ditampilkan seperti dakon, ular tangga dan lainnya.

Koordinator acara, Abidin mengatakan, kegiatan tersebut juga untuk mengenalkan rumah baca Griyo Maos Banyu Ilmu. “Karena rumah baca ini, diharapkan mampu meminimalisir ketergantungan anak pada gedget yang kerap kali berdampak buruk,” katanya, Senin (6/11/2017).

Rumah baca Griyo Maos Banyu Ilmu sendiri merupakan rumah baca yang didirikan pada 19 Maret 2017 lalu. Abidin menjelaskan, setiap harinya puluhan anak berkumpul untuk sekedar bermain atau membaca berbagai koleksi buku yang ada di rumah baca Griyo Maos Banyu Ilmu.


“Dan setiap satu bulan sekali, kita juga membuat event kegiatan ini namun dalam skala yang lebih kecil. Selain rumah baca, juga terdapat sanggar kreasi dengan media lilin mainan (malam) serta tanah liat. Setiap harinya, anak-anak yang datang diajarkan berbagai keterampilan,” tuturnya.

Tujuan agar mereka tidak bosan. Tak hanya itu, di rumah baca Griyo Maos Banyu Ilmu juga diajarkan cara bersosialisasi dengan baik di masyarakat sehingga mereka tidak kecanduan gedget.(ning/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here