Stand IPB salah satu stand yang banyak dikunjungi siswa dalam Campus Fest 2018 Smansa Mozar

IM.com – Mengandalkan ijasah SMA atau jenjang sederajat lainnya, nampaknya belum cukup untuk mendapatkan jaminan masa depan lebih baik. Masih dibutuhkan lagi syarat ijasah lulusan yang lebih tinggi lagi seperti strata 1 atau diploma 3 dengan kemampuan lebih spesifik.

Fakta seperti itu tidak dapat dipungkiri bila melihat pengumuman lowongan pekerjaan yang ditawarkan ke masyarakat. Kondisi itulah yang mendorong masyarakat lebih memilih melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi. Bisa ke perguruan tinggi maupun setingkat diploma 3.

Nah, menentukan perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri dengan pilihan jurusan yang tepat bukanlah persoalan gampang. Sebab salah memilih perguruan tinggi dan jurusan, bisa akan berdampak tidak dapat menyelesaikan kuliah atau drop out.

Fenomena ini bagi SMA Negeri 1 Mojosari Kabupaten Mojokerto harus ada solusinya. Salah satu solusi sementara yang bisa dilakukan adalah menggelar Campus Fest 2018. Kegiatan ini dimotori para alumnus bersama dengan OSIS- MPK SMANSA MOZAR pada Selasa (23/01-2018) pagi.


Ketua Pelaksana, M. Richo Andi Antoni mewakili Kepala SMAN 1 Mojosari, Drs. Waras, M.M.Pd. menjelaskan ada 27 perguruan tinggi negeri dan swasta ikut dalam Campus Fest 2018. Diantara 27 perguruan tinggi, ada Unair, Unesa, ITS, UGM, IPB, Unej, “ termasuk dari Mojokerto juga ada selain Sidoarjo, Malang dan Solo,” terangnya.

Untuk lebih memantapkan kepercayaan siswa dalam penentukan pilihan, kata Richo, ada sesi talkshow Motivasi dengan moderator Agung Prasetyo (IPB 2017) dan Rahmitha Mutiara Z. (UNAIR 2017). Sementara 2 pembicara yaitu Chandra Kurnia P.(Lulusan Commercial Pilot Course + IR APG International Aviation Academy Subic bay, Filipina 2015) dan Badrit Tamami T Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 2015.

Melengkapi acara ini para siswa diajak menuliskan harapannya pada wall colour di samping pohon cita. Para penari, dancer, dan vokalis dari alumnus dan para siswa juga ikut meramaikan acara.

Tidak ketinggalan untuk memotivasi budaya literasi, alumnus yang masih aktif menjadi mahasiswa UGM dan UB turut menginformsikan iPus online sebagai informasi perpustakaan secara online. “Khusus informasi tentang perguruan tinggi kedinasan (PTK) akan diberikan hari Sabtu (27/1-2018). Saat itu para peserta diberi Try Out SBMPTN dilanjutkan fengan seminar tentang PTK,” tandas Richo.

Maka hal berikutnya harus dipertimbangkan dengan sangat matang dan serius adalah apakah setelah lulus nanti ada kepastian karir dan pekerjaan yang didapatkan. Pilih perguruan tinggi yang memang sudah terbukti menghasilkan lulusan siap pakai dan memiliki jaringan kerjasama dengan industri sehingga memudahkan lulusan mencari pekerjaan. (uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here