IM.com – Sudah 9 tahun Mas’ud Yunus, Wali Kota Mojokerto, melakukan sidak jam wajib belajar yang dikemas dalam program PKMBP. Program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan yang dipayungi dengan Perwali nomor 17 tahun 2009 ini hingga sekarang terus dilakukan Wali Kota yang sebelumnya menjabat Wakil Wali Kota ini.

Wali Kota Mas’ud Yunus didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Siti Amsah Mas’ud Yunus melakukan sidak jam wajib belajar di lingkungan RW 3 Prajurit Kulon Kota Mojokerto, Senin (19/02-2018).

Siti Amsah dengan telaten masuk dari rumah kerumah melakukan inspeksi mendadak dan memberikan arahan kepada pelajar yang sedang belajar di rumahnya.

Wali Kota Mas’ud Yunus dalam evaluasi PKMBP kemarin menuturkan bahwa membentuk karakter pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melakukan kesamaan tujuan antara pemerintah, masyarakat dan keluarga.


“Kalau membangun jalan setahun bisa jadi, tapi membangun pendidikan karakter itu 10 sampai 20 tahun baru bisa kita rasakan. Itu pentingnya membangun karakter,” tuturnya.

Karena itu Wali Kota hingga sekarang masih dengan gigih memperjuangkan program yang digagasnya ini agar ada pemahaman bersama bagaimana pendidikan karakter dapat dibentuk.

“Setiap Senin malam kita masuk ke rumah-rumah warga melihat anak belajar. Setiap tahun terus kita evaluasi. Hasilnya ditindaklanjuti dengan kebijakan dan pengembangan pendidikan yang berkelanjutan,” urainya.

Setiap sidak ke rumah warga, Wali Kota Mas’ud Yunus dan Ketua TP PKK Siti Amsah selalu menanamkan pendidikan karakter kepada anak-anak. Mulai dari himbauan pentingnya cuci tangan pakai sabun sebelum makan, pentingnya sarapan, pentingnya menabung hingga teladan tentang patuh kepada kedua orang tua dan guru.

Sementara itu, Didik Ketua RW 3 Lingkungan Prajurit Kulon menuturkan bahwa dengan adanya jam wajib belajar yang dicanangkan Wali Kota Mas’ud Yunus, anak-anak prestasinya meningkat dan melakukan kebiasaan yang baik.

“Usai maghrib kami himbau anak-anak untuk belajar lewat speaker masjid. Kami juga selalu tekankan pada orangtua tentang jam wajib belajar pada setiap rapat RT. Karena program ini sangat bagus,” ujar Didik. (ika/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here