IM.com – Menjelang panen, Petugas Penyuluh Lapangan melakukan pengubinan untuk bisa mengetahui hasil produksi di kawasan Dlanggu Kabupaten Mojokerto. Lokasi pengubinan di sawah milik petani Desa Pohkecik dan Desa Kedunggede, diperkirakan masing-masing memetik hasil 7,68 ton dan 7,36 ton per hektar, Kamis (15/03/2018).

Tim penyuluh lapangan yang dikoordinir Supramonorini melakukan pengubinan padi milik Rustam Effendi, Ketua Poktan Tani Jaya I, Dusun Pohkecik seluas 4.200 meter2 yang ditanami varietas Ciherang. Babinsa Dlanggu Kopda I Kadek Warnata bersama Serda M. Sholeh ikut membantu kegiatan tersebut.

Obyek pengubinan berukuran 2,5×2,5 meter didapat hasil, panjang malai 23, jumlah bulir 190, jumlah anakan 15 – 17, jumlah rumpun 144 dan berat ubinan 4,86 Kg. Dari percontohan tersebut, pada area seluas satu hektar diperkirakan memetik gabah sebanyak 7,68 ton.

Sementara harga per kilogram gabah kering panen (GKP) Rp 4.500 dan gabah kering giling (GKG) Rp 5.900.


Masih di wilayah Dlanggu,sehari sebelumnya, Rabu (14/03), tim PPL yang dikoordinis Supramonorini juga melakukan pengubinan di sawah milik Ustadin dari Poktan Tunas Harapan di Dusun Josermo Desa Kedunggede. Babinsa Kedunggede Serka M. Hadi Suwito dibantu Serda M. Sholeh turut serta membantu kegiatan tersebut.

Dari pola estimasi hasil panen berdasar pungutan contoh padi dalam ukuran 2,5×2,5 meter varietas Ciherang diperoleh bobot 4,6 Kg. Oleh karenanya pada area satu hektar diperkirakan bisa memetik gabah sebanyak 7,36 ton.

Keterangan yang didapat dari Supramonorini, SP, kegiatan pengubinan tersebut bertujuan agar para petani bisa mengetahui perkiraan potensi hasil dari tanaman padinya.

Dari hasil pengubinan di dua lokasi ini, kiranya sangat menggembirakan. Karena hasilnya mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Hasil rata-rata di kedua lokasi tersebut mencapai 7 ton lebih per hektar.(dim/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here