Polisi bersama MUI Kota Serang mendatangi rumah yang dijadikan markas Kerajaan Ubur-Ubur di Tower Indah Sayabulu RT 02/RW 07, Kelurahan Serang, Kota Serang, Banten.

IM.com – Nama Kerajaan Ubur-Ubur mendadak viral dan menjadi perbincangan di media sosial. Perkumpulan yang dipimpin Aisyah Tusalamah Baiduri Intani itu dianggap menyebarkan ajaran sesat dan dibubarkan polisi karena meresahkan warga.

Kerajaan Ubur-Ubur sejatinya sudah menjalankan aktivitas nyeleneh cukup lama. Sang pemimpin bahkan sudah secara terang-terangan menyebarkan ajarannya melalui media sosial.

Namun keberadaan mereka baru tercium pihak kepolisian dan netizen setelah warga di lingkungan Tower Indah Sayabulu RT 02/RW 07, Kelurahan Serang, Kota Serang, Banten. Aisyah dan para pengikutnya menjadikan sebuah rumah di Tower Indah Syabulu itu sebagai markas.

Rumah itu ditempati Aisyah dan suaminya, Rudi. Berdasarkan informasi sang suami, Rudi, diketahui warga memiliki kekuatan supranatural. Warga setempat dan masyarakat luar, banyak yang mendatangi Rudi untuk meminta bantuan, seperti pelaris usaha.

Wwarga mulai menaruh curiga dengan aktivitas ritual aneh yang dilakukan Aisyah dan para pengikutnya di rumah itu. kegiatan yang biasa dilakukan di Kerajaan tersebut salah satunya berupa joged-joged usai membaca Al-Quran.

“Zikir yang mereka lakukan, dilakukan untuk membuka kunci yang konon katanya adalah kunci kekayaan bangsa Indonesia yang selama ini terpendam,” kata Kapolresta Serang, AKBP Komarudin.

Tingkah laku ratu Kerajaan Ubur-ubur ini pun bisa dibilang unik. Di rumahnya, ia memajang berbagi foto pahlawan. Mulai dari Cut Nyak Dien, Nyi Roro Kidul, ratu dari India, hingga Snow White. Namun, semua foto tersebut sudah diedit di bagian muka sehingga mirip dengan dirinya.

MUI Kota Serang mencatat bahwa ada tiga kesesatan dan enam penyimpangan yang dilakukan Kerajaan Ubur-ubur. Beberapa di antaranya adalah: Menyebut Muhammad adalah wanita, Kakbah bukan kiblat umat Islam, mengaku sebagai perwujudan Allah, hingga mengklaim sebagai jelmaan Nyi Roro Kidul.

Hal ini dibuktikan oleh kicauan Aisyah melalui video yang tersebar di youtube. Dalam video itu, Asiyah mengaku sebagai Ratu Kerajaan Ubur-Ubur mengaku sebagai Ratu Kidul yang menganut agama Sunda Wiwitan yang mengakui Alquran dan Allah SWT.

Ia juga menyebarkan ajarannya dan mengajak masyarakat untuk mengikuti sekte Kerajaan Ubur-Ubur lewat video itu.

Kerajaan Ubur-ubur juga mengaku memiliki misi untuk melunasi utang-utang Indonesia. Mereka mengklaim bahwa memiliki sejumlah uang di rekening dalam negeri dan luar negeri. Rekening di bank luar negeri atas nama Maryam. Rekening dalam negeri atas nama Muhammad dengan nama M1. Nama Presiden Jokowi juga disebut-sebut sebagai sosok yang akan mencairkan uang tersebut.

Di antara dokumen itu ada surat yang diduga untuk pencairan uang di sebuah bank bernama Griffin 1999 Birmingham Adolf Head Railway. Surat itu diterbitkan bulan Juli 2018 tanpa tanggal.

“Dari dokumen yang dipelajari dan diskusi dengan tokoh agama, mereka salah menafsirkan ajaran agama,” kata AKBP Komarudin.

Dari dokumen yang disita, terdapat satu buku bercover hijau berisikan tulisan tangan yang sulit dimengerti. Tulisan itu berisikan angka dan kalimat yang sulit dibaca. “Dari dokumen yang kami pelajari, sangat sulit memaknai tulisan yang dipelajari,” ujarnya.

Guna menghindari adanya aksi persekusi dari warga, pihaknya sudah meminta agar seluruh aktivitas yang dilakukan oleh Kerajaan Ubur-ubur dihentikan.
“Memberhentikan dulu aktivitasnya. Ada alat bukti yang kita harus dalami, ada viral di medsos nanti kita dalami ada unsur pidana atau tidak. Karena, sudah menyentuh keyakinan kita harus mengkaji lebih dalam,” ujarnya.

Namun hingga kini, status Aisyah dan suaminya masih sebatas saksi. (im)

Berikut Video Kicauan aisyah, pemimpin aliran sesat Kerajaan Ubur-Ubur:

https://www.youtube.com/watch?v=RgZqsOphoxc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here