Lomba Burung Berkicau di Lesehan Pojok Kampoeng Trawas
Lesehan juga menjadi tempat nyaman untuk diselenggarakan lomba burung

IM.com – Lesehan Pojok Kampoeng, Dusun Sumbersari, Desa Kesiman, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto ramai dikunjungi ratusan penghobi burung berkicau. Mereka tidak demo dan tidak sedang menggelar pesta jamuan makan.

Ratusan penghobi burung yang tumplek blek itu lantaran sedang mengikuti lomba burung Meric Cup di lesehan Pojok Kampoeng Minggu (02/08-2018).

Wawan Wibisono, pengelolah gantangan Meric, menjelaskan, even kali ini terjual 720 tiket gantangan. “Melalui lomba burung inilah, saya beserta jajaran kicau mania Trawas, ingin men-support berkembangnya pariwisata di Trawas. Setelah ini akan ada event latihan bersama yang akan digelar rutin,” ungkapnya bersemangat.

Masih menurut Bison, sapaan akrab Wawan Wibisono, melalui lomba burung yang difasilitasi di Meric, dirinya beserta kicau mania Trawas, berkeinginan mengenalkan lebih jauh potensi wisata Trawas.


“Kicau mania adalah komunitas kuat. Jaringannya sangat luas dan mereka mampu memberdayakan diri secara konsisten. Itu adalah potensi pasar yang prospektif bagi pengembangan Trawas sebagai daerah tujuan wisata andalan,” ujar Bison menegaskan.

Sementara itu, Ayik, selaku Koordinator Lapangan gantangan Meric, dihadiri dari kawasan Pasuruan pun sangat dekat. Sehingga wajar, bila kicau mania yang hadir didominasi kicauan Pasuruan, Sidoarjo, dan Mojokerto sendiri.

“Lokasi gantangan Meric ini sangat strategis. Kicau mania bisa mengaktualisasi hobinya, sekaligus dapat menikmati sajian kuliner khas yang ada. Kombinasi bagus dalam tataran istimewa bagi kicau mania nusantara,” ucap Ayik yang juga dikenal sebagai pemilik Penangsang, jagoan kenari di kontes berbagai kelas.

Sedangkan Candra, Owner Lesehan Pojok Kampoeng, menegaskan bila keberadaan gantangan Meric adalah impiannya. Lama sudah hobi burung ditinggalkan.

“Hobi kicauan burung bisa dilakukan dengan aman dan nyaman. Sambil lomba, tentu lebih nikmat bila diselingi dengan mencicipi kuliner khas Trawas. Berlomba sambil berwisata di Trawas, kenapa tidak? Situasi seperti itulah yang saya impikan dan sudah terwujud kali ini,” ungkap Candra yang memberikan nama Meric pada gantangan yang disediakan itu, dari nama salah satu anak bungsunya. (use/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here