Jalur maut Cangar penghubung Kabupaten Mojokerto dengan Kota Batu, Kabupaten Malang yang kembali menelan korban jiwa pada kemarin petang (28/9/2018).

IM.com – Jalur maut Cangar penghubung Kabupaten Mojokerto dengan Kota Batu, Kabupaten Malang kembali menelan korban jiwa. Tiga orang pengendara motor tewas akibat rem rem blong tepatnya di Desa Sendi, Pacet, Jumat petang kemarin (28/9/2018).

Identitas tiga korban meninggal dunia, yakni Fery Selamat Sobagyo, laki-laki 26 tahun asal Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto pengendara motor Honda Beat nopol S 3837 NN.

Korban kedua, yakni Soedarsono (54) pengendara motor Honda Supra X 125 nopol S 5009 TA warga asal Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Korban terakhir yakni  Tofik Hidayat, (32) pengendara motor Honda Vario nopol AG 3957 FB asal Dusun Pengkol, Desa Kasreman, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.

“Ketiga korban meninggal dunia saat ini berada di kamar jenazah RS Sumberglagah, ini masih menunggu keluarga korban datang ke RS,” ujar Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Bobby M Zulfikar saat dikonfirmasi, Sabtu (29/9/2018).

Sedangkan, korban luka sebanyak empat orang. Dua kroban bersaudara atas nama Deni Hardianto (23) dan Deni Hariyanto (23) pengendara motor Honda Supra X 125 nopol S 3231 SE asal Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Keduanya dievakuasi ke Puskesmas Pacet.

Dua korban lain merupakan penumpang dan sopir Suzuki APV dievakuasi ke RS Sumberglagah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dua orang mengalami luka patah tulang di tangan, keduanya yakni Dimas Novan Bagus Permadi dan Dinda Dwita Amanda Sari, (19) mahasiswi asal Jalan Ciptobedali, Lawang, Malang,” kata AKP Bobby.

Kecelakaan bermula ketika mobil Suzuki APV melaju dari arah Batu menuju Mojokerto mengalami rem blong. Mobil nopol N 1793 HR yang dikemudikan Dimas Novan Bagus Permadi, (21) mengalami rem blong dan menabrak tiga motor di depannya.

“Mobil Suzuki APV ini melaju dari arah Kota Batu menuju Kabupaten Mojokerto, pengakuan pengemudi, mobil ini sebenarnya sudah mengalami rem blong di kawasan wisata Sendi, tapi pengemudi memaksa,” ujar Bobby .

Karena panik saat mobilnya mengalami rem blong, lanjut Bobby, pengemudi tidak bisa mengendalikan mobil Suzuki APV tersebut kemudian menabrak tiga motor di depannya. Tiga motor tersebut melaju dari arah yang sama.

”Kemungkinan pengemudi juga tidak mengenali medan jalur tersebut,’ ujar AKP Bobby.

Kejadian tersebut kini dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Mojokerto. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendalaman perkara untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. (jan/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here