Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar melwati masa kritis usai menjalani operasi di RS Bhayangkara Surabaya. Sementara istrinya, Anggi Rahayu dan ajudan Bripda Lutfi meninggal setelah mobil yang membawa mereka menabrak truk tronton di Tol Sumo km 716 +800 tepatnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Mojokerto, Jumat dini hari tadi.

IM.com – Kecelakaan maut menimpa mobil yang ditumpangi Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, istrinya Anggi Rahayu dan ajudannya Bripda Lutfi di Tol SuMo km 716 +800, Jumat dini hari (28/9/2018). Dari ketiga orang tersebut, hanya AKBP Tofik yang selamat, sedangkan istri dan ajudannya meninggal setelah sempat mengalami kritis.

Atas permintaan keluarga, istri Kapolres Tulungagung, Anggi Rahayu dan ajudannya Bripda Lutfi dimakamkan di tanah kelahirannya masing-masing. Anggi akan dimakamkan di Subang dan jenazahnya sudah diterbangkan ke Bandung sekitar pukul 12.00 siang tadi.

”Beberapa perwakilan dari kami Kapolres jajaran Jawa Timur, juga ibu-ibu Bhayangkari berangkat menghantarkan jenazah almarhumah,” ujar Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Wakapolda) Brigjen Pol M. Iqbal di Mapolda Jatim, Jumat (28/9).

Sementara untuk ajudan, Bripda Lutfi akan dikebumikan di Kabupaten Tulungagung.

Kedua jenazah sempat dishalati di Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim sebelum diberangkatkan ke tanah kelahiran masing-masing. Salat dilakukan jajaran Polda Jatim sekitar pukul 09.00 WIB.

“Polda Jatim dan Polri berduka sedalam-dalamnya atas berpulangnya istri Kapolres Tulungagung dan ajudannya,” ucap Iqbal.

Jenazah istri Kapolres Tulungagung, Anggi Rahayu dan ajudan Bripda Lutfi dishalatkan di Masjid Nurul Huda, Mapolda Jatim, Jumat siang (28/9/2018).

Adapun kondisi Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar mulai stabil setelah mengalami kritis dan mendapat perawatan intensif. Sementara sopir yang mengendarai mobil, Bripda Tommy juga selamat, meski mengalami luka.

“Saat ini sahabat kami Kapolres Tulungagung, ahamdulillah keadaannya membaik dan stabil. Namun masih ada observasi usai operasi di kepalanya,” kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol Muhammad Iqbal, Jumat (28/9/2018).

AKBP Tofik telah menjalani operasi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jawa Timur (Jatim), Jumat pagi. Sebelum dirawat di RS Bhayangkara, AKBP Tofik sempat menjalani perawatan sementara di RS Citra, Mojokerto.

“Alhamdulillah, tidak ada yang patah, baik tulang kaki dan tangan. Namun ada luka terbuka di kepala. Ini akan terus diobservasi oleh dokter spesialis yang terus mengawasi 1 kali 24 jam,” ucap Wakapolda.

Pagi tadi, Wakapolda bersama rombongan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Kepala Staf Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Widodo Iryansyah menyempatkan waktu menjenguk AKBP Tofik di rumah sakit.

Sopir Diuga Ngantuk, Mobil Kapolres Oleng Tabrak Truk Tronton

Kecelakaan maut melibatkan mobil dinas Kapolres Tulungagung AKBP Toufik Sukendar terjadi di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Jumat (28/9/2018) dini hari. Benturan dalam tabrakan itu sangat keras hingga mobil rusak berat dengan kondisi air bag yang pecah.

Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Edwin Nathanael  mengatakan mobil Landcruiser Nopol dinas yang dikendarai oleh Bripda Tommy (LR) dengan membawa penumpang AKBP Tofik Sukendar bersama istrinya Anggi Rahayau dan ajudan Bripda Lutfi oleng saat berusaha mendahului truk boks Nopol L-9490-UR yang berada di depannya.

Saat berada di km 716 +800 tepatnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Mojokerto, mobil yang semakin sulit dikendalikan oleh Bripda Tommy dari arah Jombang menuju Surabaya itu kemudian menabrak bagian belakang kendaraan truk boks Hino tadi.

“Mobil mendahului truk dari sebelah kanan di jalur cepat,” kata AKP Edwin Nathanael.

Truk tersebut dikemudikan oleh Sugiyo (41), warga Dusun Pujok RT 01 RW 05, Desa Puton, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. “Dugaan sementara sopir mengantuk dan oleng ke kiri hingga terjadi kejadian itu,” ujarnya.

Dugaan ini diperkuat dengan keterangan salah satu petugas Sankom Jasamarga Mojokerto Surabaya (JMS) Agus Kurniawan, kecelakaan maut itu diduga karena sopir mengantuk. Mobil kapolres menabrak truk yang ada di depannya dan menyebabkan kerusakan parah di bagian kiri mobil.

“Korban (meninggal dunia) yang berada di tempat duduk sebelah kiri. Yang kena imbasnya adalah ibu kapolres dan ajudan,” kata Agus.

Selain korban jiwa dan luka berat, kecelakaan maut ini juga menimbulkan kerugian material Rp 100 juta. Polres Mojokerto saat ini masih melakukan penyelidikan dan olah TKP atas kasus kecelakaan tersebut. (ine/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here