Petugas memeriksa kondisi mobil ambulan APV bernopol DK 1061 CX yang rusak parah usai menabrak Daihatsu Xenia di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), KM 732.800A, Rabu (27/2/2019).

IM.com – Mobil ambulans yang biasanya melaju dengan kecepatan tinggi akan sangat membahayakan apabila sopir tidak dalam kondisi fisik prima. Bahaya ini dialami mobil ambulan APV bernopol DK 1061 CX yang menabrak Daihatsu Xenia di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), KM 732.800A, Rabu (27/2/2019).

Tabrakan terjadi diduga karena sopir ambulan Friadi Mastur (32), mengantuk. Akibat kejadian ini, sopir asal Jalan Tukat Banyusarino, Denpasar, Bali itumengalami luka berat.

“Tidak ada korban jiwa, hanya sopir ambulan luka berat. Analisa sementara, sopir ambulan mengantuk,” kata Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim, AKBP Bambang S Wibowo.

Sopir ambulan mengalami luka berat bagian kepala, kaki sebelah kanan dan lecet di pipi kanan. Sedangkan kernetnya, Ahmad Sugiono (34), Jalan Cokro Aminoto Pucuk Sari 3, Denpasar, Bali, tidak mengalami luka serius.


Sekitar pukul 08.50 WIB, mobil ambulans yang melaju dari arah Mojokerto ke Surabaya tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak guardrail. Setelah itu, ambulans terpental ke kanan hingga menabrak bodi belakang mobil Xenia yang berada di depannya.

“Mobil Xenia bernopol L 1534 OO dikemudikan Alfian (19) warga Pegirian, Surabaya dan membawa dua penumpang yaitu Umar (18) dan Hilmi (17), keduanya warga asal Wonokusumo Bakti 4/16, Surabaya,” tutur AKBP Bambang.

Usai kejadian, korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Petro Kimia, Legundi, Gresik untuk mendapat perawatan. Kasus kecelakaan ini, oleh AKP Lamuji, Kanit 3 Sat PJR Polda Jatim, dilimpahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Gresik. (jan/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here