Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari usai menerima hasil evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

IM.com – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita) berkeinginan kuat untuk meningkatkan pelayanan publik. Keinginan itu sepertinya bisa segera diwujudkan setelah Ning Ita hari ini, (28/3/2019) menerima hasil evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) di Jakarta.

Ning Ita mengatakan, hasil evaluasi akan menjadi acuan bagi pemerintah Kota Mojokerto untuk penerapan SPBE ke depan. Menurutnya, evaluasi SPBE ini bukan soal persaingan kecanggihan teknologi.

“Tetapi lebih untuk menilai penerapan SPBE dalam instansi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ning Ita dengan didampingi oleh Sekdakot Mojokerto Harlistyati dan Kabag Organisasi Istibsaroh melakukan konsultasi dengan Kepala Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur Muhammad Yusuf Ateh.

Hasil evaluasi SPBE diserahkan kepada 616 lembaga pemerintah yang terdiri dari 89 kementerian/lembaga, 43 pemerintah provinsi, 458 kota/kabupaten dan 35 kepolisian se-Indonesia. Penyerahan hasil evaluasi SPBE dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Menpan-RB Syafruddin mengatakan evaluasi tersebut bukan ajang untuk mencari siapa yang terbaik, melainkan untuk memacu meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat melalui SPBE.

Syafruddin menekankan pentingnya seluruh instansi kelembagaan dihubungkan melalui sistem elektronik adalah untuk mempercepat kinerja pelayanan publik.

“Jadi kalau semua infrastruktur itu disinkronkan dari seluruh kementerian lembaga dan pemerintah daerah tentu akan sangat efektif dan efisien dalam aspek-aspek controling, pengawasan. Karena kita bisa monitoring semua apa yang dilakukan akan berpengaruh pada percepatan pelayanan publik,” kata Syafruddin. (ant/im)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here