Deklarasi dan konsolidasi Santri Milenial Bersatu di Gedung Pertemuan PG Djombang, Kamis sore (11/4/2019), diikuti ratusan peserta dari berbagai kategori usia.

IM.com – Ratusan anak muda yang tergabung dalam Santri Millenials Bersatu (SMB) se-Mojokerto Raya dan Kabupaten Jombang mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin, Kamis (11/4/2019). Bagi para santri, kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin adalah harga diri pesantren.

Alasannya, KH Ma`ruf dianggap sebagai salah satu kiai representasi nahdliyin dan ulama pesantren. Maka tak heran, kalau ikrar dan dukungan santri untuk pasangan nomor urut 01 sangat besar.

Karenanya dalam pertemuan ini, mereka berikrar untuk menggerakkan santri dan alumni mengawal kemenangan Jokowi-Ma’ruf hingga ke TPS.

“Para Santri dan alumni pesantren akan terus bergerak mensosialisasikan pasangan 01 serta mengawalnya, sehingga para pendukung 01 benar-benar bisa menyalurkan suaranya hingga ke TPS,” kata pembina Santri Milenial Bersatu, KH Abdussalam Shohib dalam deklarasi.


Deklarasi yang diikuti ratusan santri dari Jombang, Kabupaten Mojokerto serta Kota Mojokerto itu digelar di Gedung Pertemuan PG Djombang, Kamis sore (11/4/2019). Dalam acara itu, ratusan santri membaca bersama 4 ikrar deklarasi.

Pertama, para santri milenial berjanji menjaga keutuhan NKRI, berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Kedua, akan menjaga dan melestarikan nilai-nilai ajaran Islam, Ahlussunah Wal Jamaah, ala Nahdlatul Ulama.

Ketiga, merapatkan barisan, untuk mendukung pasangan nomor 01, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai calon presiden dan calon wakil presiden, representasi santri terbaik. Keempat, akan melakukan ikhtiar, lahir dan batin dengan bermunajat kepada Allah untuk kemenangan pasangan nomor 01 serta keselamatan dan keamanan bangsa.

Koordinator SMB Jombang-Mojokerto, Ahmad Athoillah, mengungkapkan, acara ini digelar sebagai tindak lanjut Ngaji Kebangsaan di Surabaya, Minggu (7/4/2019) lalu. Santri Milenial ini, sambung Gus Ayik, akan memastikan di pesantren-pesantren Jawa Timur menggunakan hak pilihannya. Pesantren akan menggerakkan seluruh santrinya ke TPS.

“Jadi nanti di hari H Pemilu 17 April, pesantren-pesantren akan menggerakkan santri ke TPS sehingga tidak ada yang tidak mencoblos,” tegasnya.

Menurut Gus Ayik, pada tanggal 17 april 2019 nanti adalah momentum yang sangat bagus bagi pemuda. Momentum politik adalah kesempatan bagi para pemuda untuk mengambil peran dalam kancah politik.

“Saya mengajak para pemuda, para generasi milenial tidak apatis terhadap dunia politik. Sadar atau tidak, setiap kita bangun tidur hingga tidur lagi selalu bersentuhan dengan produk-produk politik,” cetusnya. (son/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here