Bayi laki-laki yang dilahirkan, Zasa Oktavia (22), warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon di dalam taksi dalam keadaan sehat dan normal.

IM.com – Seorang ibu muda melahirkan bayi di dalam taksi, Selasa (2/7/2019). Zasa Oktavia (22), warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon melahirkan bayi laki-laki dengan selamat ketika sampai di halaman puskesmas Blooto, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto.

Proses persalinan terpaksa dilakukan di dalam taksi online lantaran kondisi Zasa tidak memungkinkan untuk dipindahkan dari taksi. Tak lama kemudian, istri Safiar Kuncoro (25) itu melahirkan bayi laki-laki dalam kondisi normal dengan berat 3,2 kg an panjang 51 cm.

“Kondisi ibu dan bayinya sehat. Setelah lahir, baru bayi dan ibunya dibawa ke ruang persalinan Puskesmas,” kata Andi Yuwono (35) sopir taksi online yang mengantar Zasa.

Andi menuturkan, dalam perjalanan ia sempat dikejutkan dengan suara isak tangis bayi ketika berada di Jalan Majapahit. Ia pun mempercepat laju kendaraannya agar segera sampai di Puskesmas Blooto.


“Saya kaget, ternyata kepala bayinya sudah keluar, langsung saya pacu kendaraan,” tuturnya.

Andi mengaku mendapatkan order dari Safiar Kuncoro untuk mengantar istrinya, Zasa Oktavia ke Puskesmas Blooto. Tanpa berpikir panjang, Andi bergegas menuju lokasi penjemputan di rumah Zasa dan mengantarnya ke puskesmas.

“Sampai di lokasi penjemputan, ayah bayi meminta untuk menunggu. Sekitar 10 menit, ada seorang perempuan dengan kondisi hamil yang dibopong empat orang masuk ke dalam mobil,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Blooto, dr Farida Mariana mengatakan, saat ini, kondisi bayi tersebut sudah membaik. Kendati sebelumnya sempat mengalami hipotermy atau kedinginan. Lantaran lahir di dalam mobil saat perjalanan menuju Puskesmas Blooto.

“Bayinya sudah stabil, sekarang belajar untuk memberikan asi secara dini. Tadi sempat berubah kebiruan karena kedinginan. Saat ini kami tetap melakukan evaluasi dan kita lakukan pemantauan,” jelasnya.

Dwi Hariani (53), orang tua Zasa menuturkan, tanda-tanda cucunya hendak melihat dunia itu bermula melihat anaknya mengeluh sakit dibagian perut, sekira pukul 05.00 WIB.

“Setelah saya cek, ternyata kepalanya sudah terlihat sedikit, tapi air ketubannya belum keluar. Saya suruh (Safiar Kuncoro) memesan taksi online,” ujar Dwi saat ditemui di Puskesmas Blooto, Selasa (2/7/2019).

Dwi mengatakan, saat ini usia kandungan Zasa memang sudah berusia sembilan bulan. Sehingga, Dwi meminta agar Safiar Kuncoro segera membawa anaknya itu ke Puskesmas Blooto.

“Selama mengandung, Zasa rutin memeriksakan kandungannya puskesmas,” ujarnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here