Marika, suporter warga negara Jepang memamerkan jersy PSMP yang dikenakannya saat menonton pertandingan J-League FC Tokyo vs Yokohama Marinos di Ajinomoto Stadium, Tokyo, (26/6/2019) lalu.

IM.com – Kiprah klub PS Mojokerto Putra (PSMP) yang ternoda skandal pengaturan skor (match fixing) di kompetisi Liga Indonesia barangkali tak mempengaruhi pandangan suporter sepakbola mancanegara, setidaknya bagi Marika, supporter perempuan warga negara Jepang. Marika bahkan percaya diri memakai jersey PSMP warna hitam kombinasi putih saat menonton pertandingan Liga Jepang (J-League) antara FC Tokyo kontra Yokohama Marinos di Ajinomoto Stadium, Tokyo, 29 Juni 2019 lalu.

Marika baru memposting fotonya mengenakan jersey PSMP di akun twitter pribadinya, @marika22_10, Rabu malam (31/7/2019) sekitar pukul 19.30 WIB. Dalam foto itu, Marika berdiri di tribun bagian atas ketika laga FC Tokyo vs Yokohama Marinos sedang berlangsung di Ajinomoto Stadium.

J.League has got featured in FIFA Fan Movement member Mario’s YouTube video (J.League telah tampil dalam video YouTube anggota Gerakan FIFA, Mario),” tulis Marika pada keterangan fotonya.

Marika merupakan duta Jepang untuk jaringan supporter sepakbola yang dinaungi FIFA. Jaringan ini menghimpun para supporter sepakbola dari seluruh dunia dengan gerakan tagar #WeLiveFootball di media sosial.


Nah, Mario yang disebut Marika dalam keterangan fotonya di twitter adalah anggota gerakan suporter jaringan FIFA tersebut yang berasal dari Indonesia yang saat itu juga menonton laga FC Tokyo vs Yokohama Marinos. Mario merekam keberadaan Marika yang mengenakan jersey PSMP saat menonton duel klub papan atas Liga Jepang dan mengunggahkan di youtube Mario Sonatha.

I’ve got a short interview in PSMP Mojokerto jersey! Check it out on YouTube 😉 (Saya punya wawancara singkat di jersey PSMP Mojokerto! Lihat di YouTube),” lanjut Marika dalamketerangan fotonya di twitter.

Ketika ditanya Mario dalam wawancara singkat itu, Marika membeber alasannya mengenakan jersey klub berjuluk Laskar Mojopahit (The Lasmojo) itu. Marika mengaku menyukai desain kostum PSMP warna hitam-putih bermotif pakaian resmi kemeja dipadu jas tersebut.

I like the black and white color. It’s cool (saya menyukai warna hitam dan putih. Ini keren),” ujar Marika seraya tersenyum memandangi jersey PSMP yang dipakainya dalam video tersebut.

Dengan demikian alasan Marika memakai jersey PSMP bukan karena nge-fans klub kebanggan supporter Mojokerto. Jadi sama sekali tidak ada kaitannya dengan prestasi maupun skandal yang menodai kiprah PSMP di Liga Indonesia. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here