Dirjen PSMA Kemdikbud Visitasi PKWU SMAN 1 Bangsal
Utusan Dirjen PSMA Kemdikbud RI saat melakukan wawancara dengan siswa SMAN 1 Bangsal yang memproduksi stick dan puding berbahan daun bambu

IM.com – Direktorat Jenderal Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Dirjen PSMA Kemdikbud RI) Sri Sulastri, S.Pd., dan Endang Sumarmi, S.Kom lakukan visitasi ke SMAN 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Utusan Dirjen PSMA Kemdikbud ini melakukan monitoring, evaluasi, dan pembinaan atas Program Kewirausahaan (PKWU). Visitasi ini dilakukan di 150 sekolah dari 204 sekolah se-Indonesia yang menerima bantuan PKWU.

Dirjen PSMA Kemdikbud Visitasi PKWU SMAN 1 Bangsal
Tim PKWU SMAN 1 Bangsal foto bersama dengan utusan Dirjen PSMA Kemdikbud RI

“Visitasi ini untuk cross-check tahapan pelaksanaan PKWU. Sudah sampai mana pelaksanaan dan hasil yang dilakukan. Sehingga program ini benar-benar memberikan manfaat pada peserta didik dalam berinovasi dan berkreasi dibidang kewirausahaan,” terang Sri Sulastri, Jumat (1/11-2019).

Sambutan Dirjen PSMA Kemdikbud, Purwadi Sutanto, yang dibacakan Sri Sulastri, menekankan upaya pembekalan skill kewirausahaan siswa SMA. Hal itu dimaksudkan agar lulusan SMA memiliki bekal mandiri bilamana tidak melanjutkan studi atau kuliah.


“Prinsipnya, pengetahuan dan skill dibidang kewirausahaan harus sinkron dengan K-13. Bilamana lulusan SMA mendapatkan bekal secara terarah, tentu akan lebih mandiri bila lulus dan tidak kuliah. Setidaknya lulusan SMA akan berkonstribusi untuk industri kreatif,” ucap Sri Sulastri menegaskan.

Sementara Endang Sumarmi, S.Kom., memberikan materi Design Thinking Kewirausahaan. Materi diberikan pada seluruh guru dan khusus siswa peserta PKWU. “ Kewirausahaan akan mantap bila anak-anak mengetahui tahapannya dengan jelas,” ujarnya.   

Menrutnya design thinking merupakan tahapan dimana peserta didik mengeksplorasi potensi sekitarnya untuk dijadikan produk dalam kewirausahaan. Faktanya sangat banyak yang sudah berhasil dan tetap berjalan meski PKWU sekolahnya sudah selesai.

Kepala SMAN 1 Bangsal, Drs. H. Sugiono, M.Pd., menyatakan bila sekolahnya sudah siap menerima visitasi. Mengingat, tahapan-tahapan PKWU sudah dilakukan sesuai petunjuk Dirjen PSMA. Lebih membanggakan, sekolah yang dipimpinnya sudah 2 kali menerima bantuan PKWU dari Kemdikbud RI.

“PKWU sangat bagus diterapkan. Apalagi kaitannya dengan K-13 dan PPK di sekolah. Saya sering dibuat kagum dengan karya anak-anak ini. Bayangkan saja, daun muda pohon bambu diubah menjadi stick yang rasanya nikmat sekali.” ungkap Sugiono.

Hal senada juga diungkapkan Drs. H. Sofwan, M.M., Ketua Tim PKWU SMAN 1 Bangsal. Apresiasi Dirjen PSMA Kemdikbud pada PKWU di sekolahnya, menjadi pelecut semangat memberikan bekal terbaik buat peserta didiknya.

Apalagi pada tahap sebelumnya, karya PKWU SMAN 1 Bangsal sempat dipajang di arena FIKSI Jatim. Atas masukan berbagai pihak, di PKWU kali ini mengambil tema “Budaya Lokal Berdaya Milenial”.

SMAN 1 Bangsal untuk PKWU 2019 telah menghasilkan karya dalam 4 kelompok. Bidang pengolahan, memunculkan stick dan puding berbahan daun bambu muda. Bidang kerajinan, memunculkan hiasan dinding dari biji-bijian berbasis Majapahitan.

Bidang rekayasa, merancang alat detektor sampah dalam keranjang belanja. Sedangkan bidang budidaya, melakukan design tanaman organik dan rempah-rempah untuk hiasan rumah.(use/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here