Sebanyak 468 dari 471 mahasiswa Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto yang lulus TA 2017/2018 (3 orang) dan TA 2018/2019 mengikuti wisuda, Rabu (12/2/2020).

IM.com – Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto kembali meluluskan 471 mahasiswa yang siap menghadapi tantangan dunia kerja di era Revolusi Industri 4.0. Ratusan mahasiswa itu mengkuti wisuda ke-16 Tahun Akademik 2018/2019 di Gedung Nuwantara Kampus UNIM, Jalan Raya Jabon, Rabu (12/2/2020).

Dari total mahasiswa yang dinyatakan lulus, tiga orang yang lulus di tahun akademik 2017/2018 tidak bisa mengikuti wisuda karena sudah sibuk dengan aktivitasnya di dunia kerja. Sebanyak 468 mahasiswa yang dinyatakan lulus TA 2018/2019 berdasar SK Nomor 62/UNIM/SK/B/XII/2019 tetap mengikuti agenda wisuda bertema “Merawat Tradisi Muslih, Menggagas Inovasi Ashlah”.

Ketua Senat UNIM, Dr. H. Rachman Sidharta Arisandi, S.IP., M.Si menggriskan dua konsep utama dalam tema tersebut. Yakni kebaikan dan kebermanfaatan untuk diri sendiri (shalih) serta bagi orang lain serta lingkungan sekitarnya (muslih).

“Konsep shalih dan muslih itu mirip dengan konsep kesalihan personal dan kesalihan sosial. Sumbernya memang karya Al-Ghazali, Ihya Umuluddin. Khusus di Indonesia, konsep ini menjadi terkenal karena ditulis ulang dengan jernih oleh KH Mustofa Bisri (Gus Mus),” demikian paparan konsep Shalih dan Muslih dalam tema wisuda yang digagas Ketua Senat yang juga Rektor UNIM Rachman Sidharta Arisandi.


Ada tiga hal yang membuat wisuda TA 2018/2019 ini berbeda dari sebelumnya. Pertama, perubahan desain baju senat dan petugas pedel. Kedua penambahan Pedel dan ketiga penyematan gelar Laskar Padmanaba Wiranagari yang berarti Pasukan (teratai) pembela negeri kepada setiap lulusan 2018-2019 tersebut.

“Ketiga hal tersebut mempunyai maksud UNIM harus menjamin setiap lulusannya mempunyai moralitas baik dan siap membela negeri”. Mempersiapkan hal tersebut bahkan di awal Februari lalu, UNIM menyelenggarakan konferensi internasional mengenai moral di Fakultas Agama Islam.

Wisuda dibuka dengan kumandang Lagu Indonesia Raya sekitar pukul 08.00 WIB. Anggota Senat, wisudawan dan para undangan yang hadir nampak khidmat.

Beberapa petinggi ikut hadir dalam wisuda ini. Mereka antara lain Kepala LLDIKTI Prof Soeprapto, DEA, Ketua MUI Mojokerto, Kopertis, dan perwakilan sejumlah instansi.

Kepala LLDIKTI Prof Soeprapto, DEA dalam pidatonya, menyampaikan beberapa aspek penting yang harus dipegang teguh para wisudawan. Semuanya terkait dengan tantangan mahasiswa di dunia kerja dan perilakunya di lingkungan sosial.

“Jadilah lulusan yang berguna untuk era Revolusi Industri 4.0 ini. Selama Anda giat, Anda bisa kompetitif,” kata Prof Soeprapto berpesan kepada para wisudawan.

Aspek beikutnya, lanjut Prof Soeprapto, adalah tentang kemawasdirian. Menurutnya, wisuda bukan akhir perjuangan mahasiwa. Melainkan pintu baru mahasiswa sebagai kaum berpendidikan dalam menjalani kehidupan di lingkungan masyarakat.

“Inilah tantangan yang sebenarnya dan paling nyata,” ujar Prof Soeprapto.

Terakhir, Ketua LLDIKTI tak lupa menyampaikan ucapan selamat dari Mendiknas yang saat itu berhalangan hadir karena ada agenda mendadak bersama Presiden RI. Ia menjelaskan, jajaran Kemendikbud menyampaikan selamat dan terima kasih kepada Universitas Islam Majapahit yang telah berupaya keras meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan kinerja perguruan tinggi,

“Saya menyampaikan salam sekaligus ucapan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan”. Saya juga mengucapkan selamat kepada ketua senat sekaligus Rektor UNIM, yang terus berupaya meningkatkan kualitas dan kinerja UNIM dari tahun 2015 hingga saat ini,” pungkasnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr Ainul Yaqin MPdI menguraikan sejumlah pencapaian istimewa UNIM dalam bidang tridarma, kerja sama, kurikulum, sertifikasi dosen, hibah, akreditasi program studi, dan sarana prasarana. Ia menuturkan, UNIM terus berupaya mengembangkan semua potensi sehingga menjadi kampus andalan.

“Pada dasarnya, Pimpinan UNIM menginstruksikan untuk penguatan akademik dengan kalibrasi kurikulum bersama pihak terkait supaya adaptif dengan Era Industri 4.0. ini”.

Pada kesempatan itu, Ainul Yaqin, mempersilahkan anggota senat untuk bertanya terkait laporan dan beberapa perkembangan standar penjaminan mutu pendidikan. Meksipun, Wakil Rektor Akademik selaku perwakilan dari Rektorat bisa melaporkan kepada Senat dalam forum Rapat Terbuka Senat.

Berikutnya, giliran wisudawan terbaik, Lailatul Fitriyah, S.Pd mendapat kesempatan memberikan sambutan. Mahasiswi yang meraih IPK 3,93 itu mengungkapkan pengalaman yang berharga dan kebanggaannya selama studi di UNIM.

“Saya sangat bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian keluarga besar UNIM. Selanjutnya, saya akan terus meningkatkan kemampuan di duna kerja dan sosial masyarakat,” tutur wisudawan berjilbab ini. Ia tak lupa menyampaikan terima kasih yang sebesarnya dan permohonan maaf kepada kedua orang tuanya.

Dua pagelaran tari memeriahkan acara Wisuda Mahasswa Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojoketo, Rabu (12/2/2020).

Usai acara formal, agenda wisuda dimeriahkan dengan dua pergelaran tari. Pertama tari topeng berjudul Suryaning Bathin yang menceritakan tiga adegan yakni tentang multiperan manusia, upaya mendayagunakan indera lahir dan batin, serta langkah atau tahapan bertasawuf (membersihkan diri, memengisi dengan yang baik, dan beroleh pemahaman hakikat).  Tari kedua Kiswah Manunggaling Kawula Gusti  yang menceritakan perjalanan spiritual Werkudoro dalam menundukkan dua raksasa yang berarti kamukten dan kamulyan.

Di pengujung acara, ritual Gerebeg Bumi Kencana digelar sebagai simpul kemakmuran dan keselarasan. Gunungan berisi sayur dan buah itu diperebutkan oleh keluarga wisudawan dengan antusias setelah dibuka oleh ketua senat.

“Gunungan ini simbol dari kesyukuran. Sayur-sayur itu bermakna kemakmuran rakyat.” sebut Rektor UNIM. Walau rintik gerimis berjatuhan, mereka mengambili isi gunungan sampai tidak tersisa. Upacara ini, ditambahkan Dr Rachman, akan diupayakan dibuat tiap kali wisuda.

Seluruh rangkaian kegiatan wisuda ditutup sekitar pukul  13.25 WIB.  Selamat dan Sukses Selalu para alumni ke 16 Universitas Islam Majapahit, dipundakmu masa depan negeri kami titipkan. Berjuanglah, Demi Indonesia Jaya dan Sentosa.  (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here