Polisi dan petugas medis memeriksa jasad Marki di di warung soto depan SMP Taman Siswa, Jalan Residen pamuji, Kota Mojokerto.

IM.com – Seorang pria paruh baya, Marki (55), mendadak tergeletak di warung soto daging, depan SMP Taman Siswa Kota Mojokerto, Selasa siang (14/4/2020). Warga Balongsari Gang 7, Kecamatan Magersari itu menghembuskan nafas terakhir sebelum sempat menyantap hidangan nasi soto yang dipesannya.

Kematian Marki yang mendadak sontak menggegerkan warga dan para pedagang kaki lima di Jalan Residen Pamuji, Kota Mojokerto.

“Pesan soto belum dimakan, tahu-tahu sudah tergeletak di bawah. Nggak ada gejala apa-apa, tahu-tahu langsung tergeletak seperti orang tidur,” kata pedagang nasi soto daging di depan SMP Taman Siswa, Abdul Chalid (51), Selasa (14/4/2020).

Menurut saksi, korban yang sudah empat tahun menjadi penjaga SMP Taman Siswa membeli rokok sebelum datang ke warung soto. Kematian mendadak diduga lantaran korban yang sudaterkena serangan jantung akibat sering telat makan.


“Dia jaga malam dan membersihkan sekolah (SMP Taman Siswa).Tidurnya yah seenaknya, kadang di pos penjagaan, Orangnya juga suka ngerokok, sehari bisa habis tiga slop rokok, makannya juga jarang,” ungkap rekan korban yang juga penjaga SMP Taman Siswa, Siswoyo (61).

Untuk memastikan penyebab kematian, polisi dibantu petugas medis akan melakukan otopsi pada jenazah korban. Sebelum dievakuasi ke di RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo, petugas medis dilengkapi alat pelindung sempat memeriksa korban di lokasi.

“Untuk antisipasi manakala ada sesuatu yang ada kaitannya dengan yang saat ini ramai (Virus Corona),” ujar Kapolsek Magersari, Kompol Mohammad Sulkan. (im)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here