Satu dari lima rumah di Perumahan Japan Raya, Kecamatan Sooko, Mojokerto, yang dibobol kawanan pencuri dalam semalam, Rabu (19/8/2020) dini hari.

IM.com – Kawanan pencuri menyatroni rumah warga Perumahan Japan Raya, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Dalam semalam, lima rumah di kawasan itu dibobol maling pada Rabu (19/8/2020) dini hari.

Dari  informasi yang dihimpun, 3 rumah yang dibobol berada di Blok G9 Perumahan Japan Raya tahap 5. Satu rumah lainnya di Jalan Banjarmasin, Perumahan Japan Raya yang kehilangan uang tunai Rp 3 juta usai kejadian.

Korban pertama yakni Aora Al Kahfi (22). Sebuah laptop dan uang tunai Rp 2 juta raib digondol maling yang membobol rumahnya di Perumahan Japan Raya. Namun korban tak mau menceritakan lebih jauh peristiwa pencurian yang terjadi di rumahnya.

“Sudah dilaporkan ke kantor Polisi, cukup itu saja ya,” ujarnya singkat.

Berikutnya yang menjadi korban adalah, Fery Andi, warga perumahan yang sama dengan Aora. Berbeda dengan tetangganya itu, Fery lebih bersikap terbuka terhadap awak media.

Ia memperkirakan, kawanan pencuri menyatroni rumahnya sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, dirinya bersama keluarga sedang tidur hingga tak menyadari maling sedang mengacak-acak kediamannya.

“Saya baru tahu ketika bangun tidur subuh. Tahu-tahu jendela rumah terbuka dan kondisi ruangan

Fery mengaku kehilangan uang tunai Rp 200 ribu. Uang tersebut dia simpan di dalam dompet yang diletakkan di atas kulkas.

Rumah ketiga di perumahan Japan Raya yang menjadi sasaran pencuri adalah milik Roroh (62). Beruntung, tidak ada barang berharga korban yang hilang lantaran aksi pencuri keburu kepergok hingga kabur.

“Saya mendengar suara gaduh seperti ada orang yang mencongkel pintu. Ketika saya bangun untuk melihat, pelakunya sudah kabur,” ungkapnya.

Semenara dua korban pencurian lain sampai sekarang belum melapor ke Polsek Sooko. Informasi rumah dua penghuni Perum Japan Raya tersebut ikut menjadi sasaran pencuri disampaikan oleh warga setempat.

Kapolsek Sooko AKP Amat mengatakan, total kerugian akibat pencurian berantai ini mencapai Rp 9 juta. Ada yang kehilangan uang tunai, laptop dan beberapa barang berharga lain.

“Ada yang kecurian uang Rp 100 ribu, Rp 300 ribu. Mungkin tidak melapor karena jumlahnya sedikit,” kata Amat.

Kanit Reskrim Polsek Sooko, Ipda Wahib membenarkan terkait adanya kejadian pencurian di Perum Japan Raya tersebut. “Masih dalam penyelidikan untuk sementara satu korban yang sudah melapor,” tandasnya.

Salah seorang warga Perum Japan Raya, Solahudin, berharap dengan adanya kejadian ini pihak Kepolisian bisa meningkatkan patroli rutin di lingkungan tempat tinggalnya. Sebab, menurutnya, selama ini polisi sangat jarang berpatroli di kawasan perumahan tersebut.

“Padahal di sini sering terjadi pencurian. Mudah-mudahan adanya kejadian ini polisi bisa rutin patroli keliling kampung,” ujarnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here