Pasangan Ikfina-Barra (IKBAR) didampingi Ketua Tim Pemenangan Santoso (tengah) saat mendaftar sebagai Cabup-Cawabup Mojokerto.. Tim IKBAR melaporkan penyebar hoaks dalam video mobil berisi uang puluhan juta rupiah yang viral beberapa waktu lalu ke Polda Jatim.

IM.com – Kontroversi video mobil beratribut pasangan Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (IKBAR) yang memerkan tebaran uang di dalamnya masih berbuntut panjang. Tim pemenangan IKBAR melaporkan penyebar fitnah money politic terkait video yang viral itu ke Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Laporan ini dibenarkan Ketua Tim Pemenangan IKBAR Santoso membenarkan adanya laporan kepolisian ini. Ia menyebut, pelaporan dilakukan oleh tim kuasa hukum yang diketuai M Sholeh.

“Laporannya sudah masuk ke Polda Jatim,” kata Santoso saat dihubungi inilahmojokerto.com, Selasa (13/10/2020).

Sayangnya, Santoso tidak menjelaskan lebih rinci isi laporannya. Politisi Partai Amanat Nasional itu hanya mengatakan, kasus yang dilaporkan masih terkait video viral yang mempertontonkan uang puluhan juta rupiah dalam pecahan Rp 100 ribu yang berserakan di dalam mobil Daihatsu Xenia nopol S 1012 SC.

“Ada fitnah-fitnah di video itu. Kami laporkan yang menyebarkan fitnah itu ke Polda yang memiliki tim cyber crime. Siapa pelakunya nanti akan ditelusuri oleh tim cyber itu,” ujar anggota DPRD Kabupaten Mojokerto itu.

Video tersebut semakin memicu polemik lantaran bodi mobil dipenuhi coretan dukungan untuk paslon nomor urut 1 di Pilkada Kabupaten Mojokerto, IKBAR. Tulisannya antara “Ikfina dan Gus Barra” dan “Ikbar menang”.

Tak pelak, berbagai tanggapan didominasi komentar negatif bermunculan mengiringi beredarnya video itu di media sosial. Tidak sedikit yang berspekulasi duit puluhan juta rupiah yang dipamerkan dalam video adalah bagian dari politik uang (money politic).\

Komentar-komentar miring ini agaknya yang menjadi perhatian tim pemenagan IKBAR. Sehingga mereka mengambil keputusan untuk melaporkan pihak-pihak yang melontarkan pendapat negatif ke polisi dengan tuduhan menyebar kabar hoaks atau fitnah.

Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Mojokerto sempat turun tangan menyelidiki beredarnya video itu. Dari penyelidikan itu terungkap, mobil Xenia dan duit berserakan yang menjadi buah bibir ternyata milik pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto Najib Al Falaq. Sementara video direkam oleh temanya atas sepengaetahuan pemilik mobil.

“Video itu direkam teman saya pada Kamis (1/10/2020) lalu. Terus saya bagikan ke grup whatsapp (WA) keluarga dan Tim Pemenangan Ikbar, tapi langsung saya hapus,” ujar Najib. (Baca: Ini Alaasan Pemilik Mobil Xenia Pendukung IKBAR Pamer Taburan Uang Rp 100 Ribu).

Saat diperiksa Bawaslu, Najib mengaku merekam video tersebut hanya karena iseng. Ia juga menegaskan jika uang sekitar Rp 60 juta yang dipamerkan dalam mobil adalah murni hasil kerja kerasnya untuk melunasi cicilan rumah, tidak ada kaitannya dengan dukungan ke pasangan IKBAR.

“Saat itu saya iseng-iseng. Karena saya euforia, saya merasa bahagia karena uang saya terbayar dari hasil kerja saya, tidak ada kaitannya sama sekali dengan dukungan di Pilkada,” ungkap Najib. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here