Puskesmas Sooko di Jalan Wijaya Kusuma No.6, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto,

IM.com – Sebanyak 50 dari total 96 pegawai dan tenaga kesehatan di Puskesmas Sooko, Kabupaten Mojokerto menjalani rapid test, Rabu (21/10/2020). Hasilnya, lima orang dinyatakan reaktif Covid-19.

Ke-50 tenaga kesehatan (nakes) itu terlacak pernah menjalin kontak dengan seorang bidan pegawai Puskesmas Sooko yang meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara lima orang yang reaktif dari hasil rapid test langsung menjalani tes swab.

“Lima nakes yang reaktif sudah kita minta isolasi mandiri sambil menunggu hasil swabnya keluar,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Dr Langit Kresna Janitra, Rabu (21/10/2020).

Pelayanan di Puskesmas Sooko sendiri tidak terganggu dengan munculnya kasus Covid-19 pada salah seorang tenaga kesehatan. Langit menegaskan, seluruh area puskesmas sudah masih disterilisasi untuk memastikan pelayanan tetap buka dengan aman.


“Sterilisasi sudah menjadi SOP setiap hari. Tidak hanya di Puskesmas Sooko, tapi seluruh fasilitas kesehatan,” tandasnya.

Sebelumnya, seorang tenaga kesehatan perempuan yang bertugas di Puskesmas Sooko meninggal dunia pada Senin (19/2/2020). Sebelum meninggal, Nakes berusia 51 tahun itu menjalani perawatan sebagai pasien Covid-19 di Rumah Sakit Gatoel dan RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

“Tenaga medis itu terkonfirmasi positif Covid-19 dengan penyakit penyerta Diabetes Militus,” ujar Langit.

Langit membeberkan, berdasarkan data, sekitar 10 persen dari jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Mojokerto adalah tenaga kesehatan. Jumlahnya 97 orang, satu di antaranya meninggal dunia yakni bidan yang bertugas di Puskesmas Sooko. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here