Plt Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mendengarkan penjelasan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terkait PT BPRS. Kedua kepala daerah saling bertukar informasi seputar program unggulan masing-masing pemda.

IM.com – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mempelajari pengelolaan salah satu BUMD Kota Mojokerto, PT BPRS (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah). Studi banding itu bertujuan mengembangkan PT BPRS Fadhilah yang baru satu bulan berdiri.

Studi banding dilakukan dalam kunjungan kerja Plt Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi ke Kota Mojokerto Senin (26/10/2020). Dedy didampingi jajaran Direksi PT BPRS Fadhilah, Plt Ketua PKK, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kadis Perindag, Kadis Pangtan, Direktur PDAM, dan Kabag Perekonomian.

“Kami datang ke sini untuk belajar bagaimana Kota Mojokerto mengembangkan BPRSnya melalui program program yang telah dijalankan,” sampai Dedy Wahyudi.

Rombongan kunker Plt Walikota Bengkulu diterima langsung Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Wakil Walikota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria beserta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Rumah Dinas Walikota, Jalan Hayam Wuruk Nomor 50, Kota Mojokerto.


Dedy mengatakan, BPRS Fadhilah yang baru seumur jagung bertekad kuat menjadi bank yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Bengkulu. Hal ini sesuai dengan moto BUMD milik Ibukota Provinsi Bengkulu tersebut, Utama dan Bermanfaat.

“Kami ingin mengetahui dan melihat langsung program – program unggulan dari Kota Mojokerto seperti Program Pembiayaan Usaha Syariah (Pusyar) BPRS, program ketahanan pangan skema probiotik, serta melihat pasar benteng pancasila yang proses pembayarannya menggunakan transaksi digital,” terang Dedy Wahyudi.

Dalam kunjungan tersebut kedua Kepala Daerah saling bertukar infomasi seputar Program Unggulan masing-masing daerah. Dedy Wahyudi memaparkan beberapa program yang menjadi prioritas pemerintahannya yakni Gerakan Peduli Yatim. Program ini mewajibkan setiap pejabat menjadi orangtua asuh bagi beberapa anak yatim di Kota Bengkulu.

Kedua, layanan duka 3 in 1. Dengan program ini, warga Kota Bengkulu yang sedang mengalami kedukaan akan diberikan Akta Kematian, pembaruan KK serta KTP bagi pasangan cerai mati.

Ketiga, Layanan Suka. Dimana warga Bengkulu yang baru menikah akan langsung diberikan KK baru, KTP baru, Serta Pembaruan KK bagi keluarga masing–masing.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyambut baik keinginan serius Pemkot Bengkulu untuk mengembangkan BPRS Fadhilah. Di hadapan Walikota Bengkulu dan jajaran, Kepala daerah yang karib disapa Ning Ita  ini mengungkapkan program Pusyar sebagai unggulan BPRS Kota Mojokerto.

“Program Pusyar BPRS untuk memberdayakan UMKM yang ada di Kota Mojokerto. Program ini meraih penghargaan sebagai Top BUMD Award 2020 pada September lalu,” ujar Ning Ita.

Dalam kesempatan itu, Ning Ita juga menyampaikan beberapa program unggulan lain untuk menjadikan Kota Onde-Onde sebagai kota pariwisata yang dikenal luas. Antara lain Program Infrastruktur, Program Ketahanan pangan dengan skema Probiotik, dan beberapa Program pendukung lainya.

“Terimakasih Pak Plt Walikota Bengkulu beserta jajarannya sudah berkenan belajar ke Mojokerto,” tutupnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here