Kobaran api membakar tumpukan sampah usai ledakan yang terjadi di lahan bekas galian C milik warga Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Rabu (20/1/2021) malam.

IM.com – Polisi tengah menyelidiki penyebab ledakan keras di lahan bekas tambang pasir, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Dentuman yang terdengar sampai radius 1,5 kilometer itu  langsung memicu kebakaran di tengah hujan gerimis pada Rabu (21/1/2021) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Ledakan terjadi di lahan milik warga yang dijadikan tempat pembuangan sampah pabrik. Percikan api langsung membakar tumpukan sampah.

“Ledakannya hanya sekali, tapi kencang sekali suaranya, rumah saya sampai bergetar,” ungkap Sumiati, warga Dusun Dateng yang rumahnya berjarak 150 meter dari lokasi ledakan.

Muslikh, pemilik lahan, membantah ledakan itu disebabkan dari kebakaran sampah. Pasalnya, selama ini tidak pernah terjadi ledakan ketika dirinya membakar sampah di lahannya.

“Lokasinya cukup jauh dari pemukiman warga, tidak mungkin ada yang datang membakar sampah di situ pada malam hari. Apalagi saat itu juga sedang gerimis,” ujarnya.

Untuk diketahui, lahan bekas galian C milik Muslikh berjarak sekitar 100 meter di sebelah selatan permukiman penduduk. Namun api berkobar hebat di lokasi tersebut usai terjadi ledakan dahsyat terdengar.

“Apinya sangat besar sampai rumah saya dan sekitarnya menjadi sangat terang,” ungkapnya.

Polres Mojokerto sedang menyelidiki penyebab peristiwa ledakan ini. Tim dari Satreskrim sudah mengambil sampel di lokasi kejadian dan mengirimkannya ke Labroatorium Forensik Polda Jatim.

“Kami ambil sampel, nanti kami cek ke Labfor,” kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Rifaldhy Hangga Putra saat dikonfirmasi wartawan. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here