Motor Yamaha Vega Nopol S 3613 NA ditemukan tanpa pemilik terparkir di Jembatan Ngrame, Jalan Raya Mojosari-Krian, Kecamatan Pungging, Mojokerto, Rabu (3/2/2021) pagi.

IM.com – Masyarakat dan warganet Mojosari ramai memperbincangkan sepeda motor misterius yang terpakir di Jembatan Ngrame, Jalan Raya Mojosari-Krian, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu (3/1/2021) pagi. Muncul dugaan, pemilik motor bernopol S 3613 NA tersebut bunuh diri dengan cara terjun dari atas jembatan ke Sungai Brantas.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, keberadaan sepeda motor tanpa pemilik di Jembatan Ngrame itu rupanya pertama kali diketahui warga sekitar, Nu’ah. Ia melihat motor tersebut ketika pulang dari pasar sekitar 07.00 WIB.

“Saya lihat ke bawah saya kira orangnya buang hajat di sana tapi tidak ada orang,” kata Nu’ah, Rabu (3/2/2021).

Ia bahkan sempat memantau ke sungai bawah jembatan dari atas jembatan untuk mencari si pemilik motor. Sampai dirinya ditegur pengendara mobil yang kebetulan melintas di jembatan.


“Saat dilihat ke bawah orangnya gak ada, kemungkinan sudah menceburkan diri,” ucapnya.

Dugaan pemilik motor bunuh diri pertama kali dilontarkan akun Sanrio Sanrio lewat postingannya di grup Facebook Info Seputar Mojosari (ISM). Dia mengaku mengenal pemilik sepeda motor itu adalah seorang pemuda yang menghilang dan sedang dicari keluarganya.

“DULUR MOHON INFORMASI, YG LEWAT JMBATAN NGRAME, YG MELIHAT ADA ANAK MUDA PDA SAAT WAKTU TERJUN KE KALI BRANTAS DI NGRAME, BARANG KALI PAS KEBETULAN LEWAT DN MELIHATNYA, TLONG INFORMASINYA, KRN DSINI KLUARGANYA MASI TEKA TEKI GK TAU BENER2 JEBUR ATO NGGAK, POSSI SPEDA DITGL DIJMBATAN BESERTA SRT DN KTPNYA, TP GK TAU KEMNA ANAKNYA, untuk informasinya dtggu dulur, trm ksih,” tulis akun tersebut.

Postingan Sanrio Sanrio sontak menjadi buah bibir netizen Facebook Mojosari. Akun  Nova Amelia Rosanti yang menanggapi di kolom komentar mengaku sebagai keponakan dari si pemilik motor tersebut.

“Nedi tolong mas/ mbk kalo ketemu mohon diinfo niku mas ponakan kulo (minta tolong mas/mbak kalau ketemu mojon diinfokan itu paman saya),” tulis akun Nova Amelia Rosanti.

Nova menyebut pamannya pemilik sepeda motor itu bernama Nur Hayat. Hingga berita ini diturunkan, ia belum ditemukan.

“Niku anak Pungging mbk (itu anak Pungging mbak),” imbuhnya.

Warganet lain, Affandi Affandi, mengunggah foto tulisan tangan di atas kertas yang disebut pesan pemilik motor untuk ibunya sebelum menghilang. Pengunggah mengaku mendapat foto tersebut dari tetangga Nur Hayat.

Buk, aku pamit. Sepurane sing akeh. Ojo nyalahno sopo-sopo. Aku gak kuat nyambot gawe ditage wong terus (Bu, saya pamit. Maaf sebesar-besarnya. Jangan menyalahkan siapa-siapa. Saya tidak kuat bekerja dengan ditagih orang terus,” demikian isi pesan tulisan tangan tersebut.

Tulisan tangan disebut-sebut pesan terakhir pemilik motor kepada ibunya sebelum menghilang.

Sementara kepolisian sudah turun tangan menyelidiki penemuan sepeda motor tanpa pemilik tersebut. Petugas belum bisa memastikan identitas dan motif pemilik meninggalkan motornya di jembatan.

“Gak berani menduga-duga, mengingat tidak ada saksi yang melihat. Kalau orangnya sudah jelas, warga Desa Pungging,” kata Kapolsek Pungging AKP Suwiji. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here