Petugas BKSDA Mojokerto-Sidoarjo mengecek lokasi munculnya buaya di tepi Sungai Sadar, Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Selasa (8/6/2021).

IM.com – Warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, digegerkan dengan munculnya seekor buaya besar di Sungai Sadar, Senin (8/6/2021) siang. Hewan buas berukuran sekitar 2 meter itu diduga keluar dari habitatnya di Sungai Sadar yang banyak tercemar limbah.

Kemunculan buaya itu viral melalui video berdurasi 0.29 detik yang beredar secara berantai di whatsapp. Rekaman itu mempertontonkan buaya berwarna kecoklatan mengapung di air yang dangkal.

“Mungkin buaya itu dari Sungai Brantas yang airnya bau terkena limbah, sehingga pindah ke Sungai Sadar. Banyak ikan yang mati,” ucap Buaji, warga Desa Sukoanyar.

Lokasi Sungai Brantas dan Sadar memang tidak jauh, sekitar 1 kilometer. Kedua sungai mengalir beriringan dari barat ke timur dan tersambung dengan beberapa muara.


“Tahun lalu juga kelihatan muncul dua ekor (Buaya) di antara sungai Brantas dan Kali Sadar,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, buaya yang muncul kemarin hanya menampakkan diri sekitar 30 menit.  Seluruh bagian punggung sampai mulutnya terlihat dengan jelas mengapung di permukaan air yang dangkal.

“Muncul sekitar 30 menit setelah itu berenang dan menghilang, tidak tahu kemana,” sebutnya.

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) RKW 09 Wilayah Mojokerto-Sidoarjo langsung melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan kemunculan buaya tersebut. BKSDA akan berkoordinasi dengan perangkat desa dan Muspika Ngoro untuk membahas aspek keamanan, baik dari sisi satwanya maupun masyarakat.

“Kami dapat informasi adanya temuan buaya. Nanti kita akan datangi kepala desa dan Muspika, demi menjaga keamanan bersama,” ungkap Jalal, petugas BBKSD saat mengecek lokasi munuclnya buaya, Selasa (8/6/2021) siang. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here