Berlin Nathania (14) terekam kamera CCTV dibonceng seorang laki-laki diperkirakan berusia 21 tahun dengan mengendarai motor Honda Supra.

IM.com – Seorang bocah perempuan asal Wiyung, Surabaya, yang menghilang selama lima hari ditemukan dalam kondisi labil. Selama hilang, gadis berusia 14 tahun, itu ternyata dibawa kabur laki-laki tak dikenal ke kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Gadis bernama Berlin Nathania hilang dari rumah saat hilang saat ditinggal orang tuanya ke daerah Sidoarjo pada Minggu (31/8/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Kejadian ini sempat dilaporkan orang tua di bocah ke Polsek Wiyung.

Menghilangnya Berlin sempat tertangkap kamera CCTV di lingkungan sekitar rumahnya. Dari rekaman video, Berlin mengenakan baju warna biru dan jilbab abu-abu terlihat dibonceng seorang laki-laki tak dikenal memakai helm merah yang mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 bernopol AE.

Selama lima hari tidak ada kabar dan pencarian yang tidak membuahkan hasil, Berlin tiba-tiba muncul membeli es di sebuah warung, kawasan Babatan, Wiyung. Kebetulan, pemilik warung ternyata masih kerabat Ketua RT setempat.


“Saya ditelepon Pak RT tadi pagi. Kalau dari keterangan Pak RT, anak saya ini terlihat duduk di warung beli es, di warung saudaranya. Pak RT akhirnya ngabari saya melalui telepon,” kata Agus, ayah Berlin, Jumat (3/9/2021).

Menurut Agus, putrinya sudah dibawa Pak RT ke kos-kosan miliknya di kawasan Babatan, Wiyung. Kontan, dia pun bergegas mendatangi tempat itu untuk memastikan informasi mengejutkan tersebut.

“Saya ke sana langsung (kos-kosan pak RT) tadi pagi sekitar jam 06.30 WIB, ternyata memang benar itu Berlin. Langsung saya bawa pulang,” ujarnya.

Agus sempat bertanya kepada Berlin terkait identitas si lelaki dan keberadaan putrinya selama menghilang. Namun Agus belum bisa mengorek informasi lebih banyak terkait apa yang dialami Berlin selama dibawa kabur mengingat kondisi sang anak yang masih labil.

“Katanya anak saya kenal gitu aja sama laki-laki itu, umurnya sekitar 21 tahunan. Anak saya hanya mengatakan kalau selama pergi dari rumah, sempat diajak si laki-laki ini ke daerah Pacet Mojokerto. Kemudian sudah berada di warung saudaranya Pak RT itu,” ungkap Agus.

Agus juga belum memutuskan apakah akan melanjutkan laporannya ke pihak kepolisian atau tidak. Dia mengaku masih fokus untuk merawat dan memulihkan kondisi Berlin.

“Sementara saya masih fokus ke anak saya dulu. Untuk langkah selanjutnya nanti akan saya konsultasikan, bagaimana enaknya,” tandasnya. (im)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here