Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Eddy Taufik meluncurkan Sistem Layanan Online Pengujian Kendaraan Bermotor atau Simpel Kendor bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas), Jumat (17/9/2021).

IM.com – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) meluncurkan inovasi pelayanan publik yang diberi nama Sistem Layanan Online Pengujian Kendaraan Bermotor atau Simpel Kendor. Sistem ini menjamin proses pelayanan publik yang efisien, transparan dan akuntabel.

Peluncuran Sistem Kendor diresmikan oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di halaman kantor DPRKP2 bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasonal pada Jumat (17/9/2021). Kegiatan diawali bakti sosial pemberian santunan untuk anak yatim dan dhuafa, serta peresmian sarana dan prasarana taman tahun anggaran 2021.

Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Eddy Taufik mengatakan, Sistem Kendor memiliki sejumlah keunggulan. Pertama, layanan pengujian kendaraan bermotor tidak lagi menggunakan buku kir, melainkan menggunakan sistem elektronik.

“Dulu pembuktian pengujiannya dengan buku yang rawan dipalsukan. Sekarang dengan Sistem Kendor kita menggunakan chip berupa smartcard. Database setiap kendaraan akan tersimpan di server database online di Kementerian Perhubungan,” kata Eddy usai peresmian Sistem Kendor.


Sehingga dengan sistem elektronik tersebut, lanjut Eddy, data setiap kendaraan tidak akan hilang. Selain itu, sistem ini juga menutup peluang adanya mafia atau calo uji kir kendaraan.

Kedua, Sistem Kendor menyediakan pembayaran secara online melalui beberapa aplikasi layanan keuangan digital yang sudah populer seperti Tokopedia, OVO, DANA dan lainnya. Eddy berujar, langkah ini tentu akan memudahkan masyarakat pemilik kendaraan bermotor melakukan transaksi keuangan jarak jauh, apalagi dalam situasi pandemi.

“Sistem pembayaran elektronik akan lebih transparan dan akuntabel, sudah tidak ada lagi uang tunai yang rawan penyelewengan. Jadi setiap uang pembayaran akan langsung masuk ke rekening bank,” jelasnya.

Keunggulan ketiga, Eddy menjelaskan, Sistem Kendor bisa memberikan pengujian kendaraan bermotor dengan cepat dan efisien yakni hanya 15 menit. Sehingga masyarakat diuntungkan karena menghemat waktu.

“Layanan Sistem Kendor dengan Smartcard ini sudah berjalan mulai Maret 2020 lalu. Sedangkan pembayaran online dilaksanakan mulai 20 Februari 2021,” tutur Eddy.

Sementara Bupati Ikifna Fahmawati dalam arahannya menyampaikan inovasi Simpel Kendor merupakan bentuk perwujudan komitemen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam melaksanakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Simpel Kendor diharapkan dapat memberi memberi pelayanan cepat dan tepat, akuntabel, menghindarkan penyelewengan, termasuk pungutan-pungutan di luar ketentuan.

“Ini (Simpel Kendor) adalah bagian dari SPBE di Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Semua sekarang serba digital, mulai dari kegiatan kebirokrasian hingga sistem pembayaran berbasis digital dengan metode non-tunai atau cashless. Simpel Kendor berbasis digital, akuntabel dan transparan. Jadi kita harap masyarakat dapat terlayani dengan cepat, tepat dan tuntas,” terang bupati.

Pada kesempatan Harhubnas 2021 ini, Bupati mengimbau seluruh awak Dinas Perhubungan agar selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Tak lupa, Ikfina mengingatkan pentignya prokol kesehatan di setiap aktivitas pelayanan.

“Insan perhubungan memiliki tugas yang cukup berat, jadikan kepentingan masyarakat, sebagai tujuan utama kita. Harhubnas 2021 dengan tema Bergerak Harmonikan Indonesia, memiliki makna agar insan perhubungan bersama dengan segenap stakeholders,” tutur bupati. (im)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here