Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Forkopimda melaksanakan Shalat Tarawih sekaligus menyerahkan dana hibah Rp 100 juta untuk Masjid Nurul Huda, Desa Klintirejo, Kecamatan Sooko, Senin (18/4/2022) malam.

IM.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Forkopimda melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan dengan Shalat Tarawih berjamaah di Masjid Nurul Huda, Desa Klintirejo, Kecamatan Sooko, Senin (18/4/2022). Dalam kesempatan itu, kepala daerah menyerahkan dana hibah untuk bantuan pembangunan masjid senilai Rp 100 juta.

Ikfina menyampaikan, melalui Safari Ramadhan ini, Pemkab Mojokerto bisa berdialog langsung dan menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan ini juga dalam rangka meninjau realisasi bantuan sarana ibadah untuk tepat ibadah seperti Masjid Nurul Huda.

“Apakah bantuan sarana sudah benar-benar terealisasi dan bermanfaat dengan baik. Perlu saya sampaikan juga bahwa Masjid Nurul Huda, Desa Klinterejo ini mendapat bantuan dana hibah APBD tahun anggaran 2022 dari Pemkab Mojokerto sebesar 100 juta rupiah,” tutur Ikfina dalam sambutannya.

Bupati berharap, kedepannya nanti bisa dituangkan dalam rencana kerja Pemerintah Kabupaten Mojokerto di sisi pembangunan mental spiritual. Untuk itu, hasil dialog dan menyerap aspirasi akan dituangkan dalam rencana kerja Pemerintah.


“Terutama program pembangunan mental spiritual,” tuturnya.

Selain itu, interaksi langsung dengan masyarakat ini menjadi sarana Pemkab untuk mengkomunikasikan isu-isu lain yang sedang berkembang. Semisal, kenaikan harga BBM dan harga kebutuhan pokok agar bisa terpantau secara merata.

“Hal ini tentu bukan hanya masalah agama, bisa juga isu-isu ekonomi seperti adanya kelangkaan minyak goreng yang masih belum merata distribusinya, kenaikan harga BBM dan harga  kebutuhan pokok bisa terpantau merata, sehingga pemerintah bisa segera menyikapinya,” terangnya.

Di momen bulan suci Ramadhan ini, Bupati Ikfina mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memupuk rasa keimanan, kebersamaan, kekeluargaan, kerukunan dan solidaritas yang tinggi dalam menggalang rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Mojokerto.

“Begitu juga dalam bidang pemerintahan, di Kabupaten Mojokerto sejauh ini sudah berjalan dengan baik, selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat, hal ini karena dampak pandemi Covid-19 begitu berat kita rasakan di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Untuk itu perlu adanya koordinasi dan kerjasama semua pihak agar dapat memberikan solusi terbaik dalam menanggulangi dampak pandemi Covid-19,” pungkasnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here