Korban meninggal dunia kecelakaan bus pariwisata PO Ardiansyah menabrak tiang pemberitahuan atau Variable Message Sign (VMS) di KM 712+400 jalur A bertambah satu orang total 16 orang.

IM.com – Korban meninggal dunia kecelakaan bus pariwisata PO Ardiansyah menabrak tiang pemberitahuan atau Variable Message Sign (VMS) di KM 712+400 jalur A bertambah satu orang.

Total korban meninggal dunia kecelakaan maut bus ini menjadi 16 orang. Korban tewas yakni Nurai (59) Desa Benowo gang 3, RT 002/RW 002, Kecamatan Pakal, Surabaya.

Pasca kecelakaan, Nurai dilarikan ke ruang ICU RS Emma Kota Mojokerto. Kecelakaan itu mengakibatkan cedera otak dan tak sadarkan diri.

Pada hari Selasa (17/5/2022, ia dirujuk ke RSUD RSUD Dr Wahidin Sudiro Husudo dengan kondisi yang masih belum sadarkan diri.


Hinggga akhirnya nyawanya tidak tertolong. Jumat (20/05-2022) sekitar pukul 19.30 WIB ia menghembuskan nafas terakhirnya.

“Sampai meninggal dunia tidak sadarkan diri. Mengalami luka serius pada bagian kepala,” Supervisor pelayanan RSUD Kota Mojokerto Dr Winarni.

Nurai merupakan korban terakhir yang tersisa dirawat di rumah sakit Kota Mojokerto. Saat ini total korban meninggal akibat kecalakaan bus yang menabrak tiang beton VMS itu menjadi 16 penumpang. “Jadi totalnya 16 yang meninggal dunia,” ujar Winarni.

Jenazah telah dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulan dari Dinas Sosial Kota Suarabaya untuk disemayamkan. (cw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here