Petugas menghadirkan tersangka, kernet yang bertindak sebagai sopir, Ade Firmansyah (29), sopir asli bus Ahmad Ari Ardiyanto (31), dan salah seorang penumpang bus yang selamat, Mujianah (54).

IM.com – Rekontruksi kecelakaan bus pariwisata PO PO Ardiansyah di jalan di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) Km 712+400 jalur A Sumo arah Surabaya dilakukan Satlantas Polresta Mojokerto bersama Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Kamis (2/6/2022).

Rekontruksi ini dilakukan memperkuat berita acara perkara (BAP) kasus kecelakaan maut yang menewaskan 16 penemupang asal Desa Benowo, Kecamatan Pakal, Surabaya.

Petugas menghadirkan tersangka, kernet yang bertindak sebagai sopir, Ade Firmansyah (29), sopir asli bus Ahmad Ari Ardiyanto (31), dan salah seorang penumpang bus yang selamat, Mujianah (54).

Sedikitnya ada tiga adegan diperagakan. Salah satunya saat kernet Ade Firmansyah, mengambil alih kemudi bus ketika berada di rest area Caruban, hingga akhirya kecelakaan tunggal menabrak tiang beton Variable Message Sign (VMS).


“Ada tiga adegan dari Benowo menuju ke Dieng, kemudian Malioboro, Ngawi, Caruban. Kemudian diambil alih kernetnya di rest area Caruban melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Saat di KM 712.200 (tol Sumo) terjadi kecelakaan menabrak tiang,” kata Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjio Budi Santoso.

Sementara, Kasi Pidum Kejaksaan Kota Mojokerto menyampaikan, dalam rekontruski ini untuk memastikan keterangan sejumlah pihak sesuai dengan faktanya. Namun, pihaknya belum menemukan fakta baru.

“Fakta di lapangan sudah sesuai, dan tidak ada fakta baru,” ucap Kasi Pidum Kejaksaan Kota Mojokerto Ferdi Ferdian Dwi.

Meski tidak ditemukan fakta baru, jelas Ferdi, ditemukan fakta bahwa tersangka mengemudi bus dengan kecepatan tinggi.

“Dalam kecelakaan ini, tersangka (kernet) mengambil alih kemudi di rest area Caruban. Kita juga mendapatkan keterangan saksi, saat tersangka mengemudi, kecepatannya mencapai 120,” ucapnya.

Sebelumnya, bus pariwisata PO Ardiansyah mengalami kecelakaan maut terjadi di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) pada Senin 16 Mei 2022 sekitar pukul 06.15 WIB. Diduga karena sopir mengantuk.

Akibat kecelakaan tunggal ini, tercatat ada 16 korban meninggal dunia, sedangkan korban lainnya mengalami luka berat dan sempat dilakukan perawatan disejumlah rumah sakit di Mojokerto, Sidoarjo, dan Gresik. (cw) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here