Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar bersama Bupati Ikfina Fahmawati dan Forkopimda melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru, Kamis (22/12/2022).

IM.com – Sebanyak 725 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Kabupaten Mojokerto. Polisi juga mendirikan 5 pos pengamanan (Pospam) dan 1 pos pelayanan (Posyan) yang telah tersebar di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Personel pengamanan disiapkan dalam apel pasukan Operasi Lilin Semeru tahun 2022 di lapangan Mapolres, jalan Gajah Mada, Mojosari, Kamis (22/12/2022). Tim pengamanan gabungan berasal dari kepolisian, TNI, Pemda serta lembaga mitra Kamtibmas.

“Kami juga mendirikan 5 pos pengamanan (Pospam) dan 1 pos pelayanan (Posyan) yang telah tersebar di wilayah hukum Polres Mojokerto,” Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, Kamis (22/12/2022).

Kapolres Mojokerto memimpin apel pemeriksaan dan pengerahan personel yang dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Jajaran Forkopimda juga hadir antara lain Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuhroh dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono.


AKBP Apip Ginanjar menekankan beberapa point perhatian dalam rangka pengamanan natal 2022 dan tahun baru 2023. Ia mengatakan, sesuai petunjuk Kapolri, satuan anggota kepolisian diterjunkan untuk memperketat pengamanan berbagai bidang.

“Mulai kondusifitas lingkungan, lalu lintas jalan raya, risiko bencana alam, ketersediaan bahan-bahan pokok maupun BBM, hingga kewaspadaan terhadap varian baru virus Covid-19,” katanya, Kamis, (22/12/2022) pagi.

Apip juga menyampaikan bahwa Operasi Lilin Semeru 2022 ini dilaksanakan selama 11 hari, mulai 23 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023. Pengamanan difokuskan di gereja dan tempat-tempat hiburan atau wisata serta tempat-tempat vital dan keramaian lainnya.

“Seperti perbankan, jalur jalan utama, SPBU, penampungan gudang kebutuhan pokok dan tempat rawan kriminalitas di wilayah Kabupaten Mojokerto,” terangnya.

Apip juga mengatakan, dalam libur Nataru ini,  diperkirakan akan ada mobilisasi 44 juta warga masyarakat. Potensi gangguan yang mungkin timbul adalah lonjakan covid varian baru yang lebih cepat menular. Untuk itu masyarakat sangat penting diimbau untuk vaksin booster dan memaksimalkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.

“Kemudian ancaman terorisme juga patut diwaspadai, lakukan penjagaan ketat di tempat-tempat rawan serta rumah ibadah. Demikian juga dengan ketersediaan barang-barang serta BBM, mohon agar melakukan monitoring satgas,” terang Kapolres.

Pada apel pemeriksaan personil ini, Kapolres juga mengajak personel yang bertugas untuk bersama-sama melaksanakan Operasi Lilin Semeru 2022 ini dengan rasa tanggung jawab.

“Mari sama-sama kita laksanakan Operasi Lilin Semeru 2022 dengan rasa tanggung jawab, karena ada kepercayaan Negara yang diberikan kepada kita untuk menjaga Kamtibmas dan Kamseltibcar serta juga melaksanakan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan,” pungkasnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here