Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyambut rombongan 11 orang calon relawan Peace Corps dari Amerika Serikat (AS) yang akan mengikuti pendidikan dan pelatihan di Kecamatan Mojosari, Kamis (19/1/2023).

IM.com – Sebelas orang calon relawan Peace Corps bidang pendidikan dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengikuti pelatihan pratugas di Kabupaten Mojokerto. Selama 11 pekan, mereka belajar dan berlath tentang bahasa, teknis, dan budaya di Desa Seduri dan Leminggir, Kecamatan Mojosari.

Diklat ini untuk mempersiapkan sebelas orang warga negara AS tersebut menjadi relawan pengajar di sekolah-sekolah di Indonesia. Kegiatan praktkum bahasa, teknis, dan budaya akan dibimbing oleh Peace Corps Indonesia (PCI) di SMPN 1 Mojosari dan SDN 2 Seduri.

Rombongan 11 orang calon relawan itu disambut langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di Smart Room, Satya Bina Karya (SBK), Pemkab Mojokerto, Kamis (19/1/2023) siang. Hadir pula dalam kesempatan itu PLT Asisten Pemerintahan dan Kesra sekaligus Kepala Bakesbangpol Nugroho Budi Sulistiya, Kepala Disdukcapil Amat Soesilo, Perwakilan Disnakertrans Kabupaten Mojokerto, Perwakilan Satpol PP Kabupaten Mojokerto Forkopimca Mojosari, Kepala Desa Leminggir, Kepala Desa Seduri.

Bupati Mojokerto mengatakan menerima dengan terbuka kedatangan Peace Corps Indonesia di wilayah kerja Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Ia bersyukur bahwa kabupaten Mojokerto dipilih untuk menjadi tempat training dari para relawan asal Amerika Serikat itu.


“Terima kasih sebesar-besarnya tentunya ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami semuanya. Saya berharap 11 minggu kedepan menjadi waktu yang menyenangkan untuk para relawan. Serta bisa menjalani dan menikmati semua momen di tengah masyarakat Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya.

Ikfina juga menjelaskan bahwa kabupaten Mojokerto merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit. Banyak peninggalan kerajaan yang terdapat di wilayah Trowulan karena di tempat itu merupakan bekas pusat pemerintahan kerajaan pada abad ke 15.

Diantara peninggalan tersebut ada Candi-candi dan petilasan serta banyak lagi tempat sejarah lainnya. Selain itu juga ada beragam seni budaya yang biasa dipertunjukkan di momen-momen peringatan hari besar.

“Saya berharap di kesempatan waktu bisa berkenan gabung dan menyaksikan kesenian kabupaten Mojokerto,” ajaknya.

Sementara itu, Direktur Program dan pelatihan Peace Corps Indonesia Alexis Garcia mengatakan 11 peserta calon relawan Peace Corps dari Amerika Serikat tersebut baru tiba di Kabupaten Mojokerto. Peace Corps hadir di Indonesia atas undangan Pemerintah Indonesia dan mendapatkan dukungan penuh dari para mitra, termasuk Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian PPN/Bappenas, serta mitra di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Mereka sudah tiba di kabupaten Mojokerto pada sabtu, 14 Januari kemarin,” terangnya.

Agar bisa membaur dengan masyarakat, lanjut Alexis, relawan Peace Corps di Indonesia itu selama pratugas akan tinggal bersama keluarga asuh. Keluarga ini diusulkan oleh sekolah dan dikunjungi serta diseleksi oleh staf  Peace Corps.

Kemudian, setelah menyelesaikan program pelatihan pra tugas, para relawan akan bertugas mengajar di berbagai potensi sekolah di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur dalam jangka waktu dua tahun.

“Mereka akan mengajar bersama dengan guru Bahasa Inggris setempat. Setidaknya 24 jam per pekan, memimpin kegiatan ekstra kurikuler, tinggal bersama keluarga Indonesia, serta dalam kegiatan masyarakat, dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menyerap kesukarelawanan, kepemimpinan, dan pelatihan keterampilan hidup bagi pemuda -pemudi,” katanya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here