Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat memanen biji kopi di perkebunan kopi Kecamatan Trawas, Minggu (18/6/2023).

IM.com – Perkebunan kopi di Kecamatan Trawas diharapkan bisa terus berkembang dan penjualan komoditasnya menembus pasar ekspor. Dengan demikian, sektor tersebut dapat mendongkrak perekonomian masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Harapan itu disampaikan Bupati Mojokoerto Ikfina Fahmawati saat menghadiri tasyakuran bersama petani kopi di Kecamatan Trawas, Minggu (18/6/2023). Ia mengatakan, kopi khas Trawas dapat berkontribusi memajukan ekonomi kerakyatan di daerahnya.

“Kalau kita bisa menembus pasar internasional, maka paling penting selain meningkatkan produksi, adalah menjaga kualitas Kopi Trawas ini,” katanya, Minggu (18/6/2023).

Ikfina menjelaskan, komoditas kopi Trawas sudah mendapat tempat di pasar lokal maupun regional. Hanya untuk memperluas pangsanya, maka diperlukan usaha lebih keras, khususnya dalam meningkatkan produksi dan kualitasnya.

“Pasar kopi Trawas sudah ada, tinggal bagaimana kita bisa menambah produksinya untuk memenuhi permintaan pasar luar,” ujarnya.

Bupati Ikfina menjelaskan, kopi merupakan salah satu komoditas yang tidak hanya dibutuhkan masyarakat lokal saja. Biji bahan minuman tersebut juga dibutuhkan masyarakat dalam skala internasional.

“Kopi ini salah satu komoditi yang dibutuhkan masyarakat. Ini menjadi tantangan, bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan potensi ini. Tinggal bagaimana kita memaksimalkan, lahan sudah ada, tinggal bagaimana petani bisa memperjuangkannya,” katanya.

Tak hanya itu, Bupati Ikfina juga menambahkan, Kecamatan Trawas kini telah menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Mojokerto. Maka dari itu, Ia berharap agar seluruh sektor bisa mendukung Kecamatan Trawas agar bisa menjadi kawasan wisata yang lebih baik.

“Trawas ini menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Mojokerto, maka harus didukung dari segala sisi. Mari kita bersama-sama menjadikan Trawas sebagai salah satu destinasi wisata yang lebih baik. Tentunya ke depan, perlu ada pengembangan-pengembangan lagi yang perlu difikirkan,” tukasnya.

Agenda yang berlangsung di kebun Kopi Trawas ini pun mendapatkan apresiasi dari Bupati Mojokerto. Bupati Ikfina didampingi petugas Perhutani, Perangkat Desa Ketapanrame, Forkopimca Trawas serta petani kopi berkesempatan memetik secara langsung Kopi Trawas dari pohonnya. (im)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini