Pesta budaya menampilkan kesenian tari tradisional yang melibatkan 128 penar pelajar Kota Mojokertoi. Mereka tampil secara kolosal kesenian tari termasuk bantengan dan barong juga tari Ujung serta barongsai sebagai pamungkas penampilan dalam tari kolosal

IM.com – Wong ko ngene kok dibanding-bandingke saing saingke yo mesti kalah tak oyako aku yo ora mampu mung sak kuatku mencintaimu ku berharap engkau mengerti di hati ini hanya ada Ning Ita.

Syair lagu Ojo Di Bandingke yang dilantunkan Farel Prayogo menyapa ribuan warga Mojokerto yang berjubel sejak pagi sontak membuat suasana pesta rakyat Hari Jadi 105 Kota Mojokerto di Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto Selasa (20/06-2023) semakin ambyar.

Kehadiran penyanyi cilik kelahiran 08 Agustus 2010 di Banyuwangi Jawa Timur di pesta rakyat Hari Jadi 105 Kota Mojokerto menjadi penghibur warga Mojokerto yang ingin melihat langsung dari dekat Farel Prayogo sang penyanyi idolanya.

Cukup banyak orang tua dan anaknya berteriak-teriak menyebut nama Farel dengan ekspresi wajah gembira ketika pemandu acara menyampaikan Farel segera tampil. Namun tidak sedikit pula mereka panik khawatir tidak bisa melihat lebih dekat sosok Farel.

Hadir Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P, Konjen Jepang, Dirjen Otonomi Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik serta Asisten 1 Sekdaprof Jatim

Suasana ambyar sudah nampak sejak pagi di Alun-Alun Wiraraja tempat terselenggaranya pesta rakyat Hari Jadi 105 Kota Mojokerto. Puluhan ribu warga Mojokerto khususnya Kota Mojokerto tumplek blek hadir pada pesta rakyat yang menyuguhkan pesta kuliner, pesta budaya dan tumpeng raksasa. Tak hanya itu, Pemerintah Kota Mojokerto juga menyiapkan makan gratis sebanyak 31 ribu.

Selain makan gratis sebanyak 31 ribu, Pemerintah Kota Mojokerto menyuguhkan aneka kuliner tradisional secara gratis. Kuliner tradisional yang disuguhkan secara gratis mulai lontong kikil, rujak ulek, sate dan gulai serta bakso. Tidak ketinggalan juga minuman segar tradisonal.

Sementara pesta budaya menampilkan kesenian tari tradisional yang melibatkan 128 penar pelajar Kota Mojokertoi. Mereka tampil secara kolosal kesenian tari termasuk bantengan dan barong juga tari Ujung serta barongsai sebagai pamungkas penampilan dalam tari kolosal.

Pesta rakyat Hari Jadi 105 Kota Mojokerto di Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto yang berlangsung sangat semarak ini disaksikan langsung Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan jajaran Forkopimda diantaranya Danrem 082/CPYJ, Dandim 0815 Mojokerto, Kajari Kota Mojokerto, Pengadilan Negeri Mojokerto, Ketua DPRD Kota Mojokerto, Kapolresta Mojokerto.

Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P, Konjen Jepang, Dirjen Otonomi Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik serta Asisten 1 Sekdaprof Jatim mewakili Gubernur Jatim membuat Pemerintah Kota Mojokerto dan Wali Kota Ika Puspitasari menghaturkan terimakasih dan bangga.

Sementara Wali Kota Ika Puspitasari dalam sambutan pembukaan, menyampaikan perkembangan pembangunan di Kota Mojokerto dari masa ke masa mengalami kemajuan. Berbagai capaian penting yang diraih selama kurun waktu terbentuknya Kota Mojokerto sampai dengan saat ini kiranya cukup untuk menggambarkan dimensi dan kondisi daerah ini yang semakin berkembang.

Capaian kinerja atas RPJMD 2018-2023 yang didalamnya ada sembilan indikator hampir semua terlampaui targetnya. Diantaranya indeks pembangunan manusai telah terealisasi. (uyo/adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini