Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita menyerahkan piala dan hadiah uang tunai secara simbolis kepada para juara Festival Bakar Sate dalam penutupan kegiatan HUT Kota Mojokerto ke-105 di Halaman Pasar Rakyat Ketidur, Kamis (29/6/2023).

IM.com – Festival Bakar Sate tahun 2023 menutup rangkaian Hari Jadi Kota Mojokerto ke-105. Dharma Wanita Persatuan dan Diskopukmperindag Kota Mojokerto meraih Piala Walikota setelah menjadi juara 1 sajian sate terlezat untuk kategori umum dan OPD serta penghargaan diberikan kepada dua legenda kuliner Kota Mojokerto yakni Depot Anda dan Warung Cak Muk.

Acara Festival Bakar Sate yang digelar di Halaman Pasar Rakyat Ketidur Kota Mojokerto Kamis (29/6/2023) diyakini bisa mendatangkan masyarakat dari berbagai daerah dalam rangka mendukung program Kota Mojokerto menuju Kota Wisata Sejarah dan Budaya. Ajang ini dipilih sebagai penutup rangkaian HUT daerah ke-105  1 Juni sampai 29 Juni karena berlimpahnya kuliner dengan aneka olahan dan rasa yang menggugah selera di Kota Mojokerto.

“Festival bakar sate merupakan bagian dari acara berdampak yang bisa mendatangkan masyarakat dari berbagai daerah dalam rangka mendukung program Kota Mojokerto menuju Kota Wisata Sejarah dan Budaya. Hal itu dikarenakan berlimpahnya kuliner yang sangat enak untuk dinikmati di Kota Mojokerto,” jelas Ning Ita.

Dalam Festival Bakar Sate, peserta wajib menampilkan yel-yel dan kostum unik seperti baju adat Majapahit, kostum Punakawan, kostum Indian, kostum Arab untuk memeriahkan acara. Mereka secara serentak membakar sate dengan kreasi menu dan resep pilihan mengunakan alat pemanggang arang.

Sementara di sisi panggung menampilkan penyanyi dangdut bertalenta, Riza KDI yang turut menyemarakkan Festival Bakar Sate 2023.

Ada enam kategori penilaian dalam festival bakar sate 2023. Mulai dari juara rasa kategori umum, juara rasa kategori OPD, juara penyajian dan dekorasi kategori umum, juara penyajian dan dekorasi kategori OPD, juara kostum dan yel-yel kategori umum, dan yang terakhir juara kostum dan yel-yel kategori umum.

Hasilnya, dewan juri menetapkan Juara 1 Rasa Sate Terlezat kategori umum diraih oleh DWP Kota Mojokerto dan kategori OPD dimenangkan Diskopukmperindag Kota Mojokerto. Kedua instansi pemerintahan daerah itu juga menyabet Juara 1 Penyajian dan Dekorasi Terbaik kategori umum.

Adapun Juara 1 Kostum dan Yel-Yel Terbaik kategori umum disabet GOW Kota Mojokerto dan kategori OPD diraih Disporapar Kota Mojokerto.

Ribuan masyarakat Kota Mojokerto memadati sejumlah stand peserta Festival Bakar Sate 2023 yang diselenggarakan dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah tersebut. Selain ada bakar sate, pada hari itu juga dihelat Mojokerto Shopping Festival.

“Di acara Mojokerto Shopping Festiva, masyarakat bisa menukarkan struk belanjanya setiap kelipatan Rp 100 ribu bisa mendapatkan kupon yang berhadiah utama umroh dan puluhan hadiah menarik lainnya,” ujar Ika Puspitasari.

Salah satu peserta mengenakan pakaian adat bersemangat membakar sate di acara Festival baakr Sate memperingati HUT Kota Mojokerto ke-105.

Walikota Ika Puspitasari yang hadir didampingi suami Supriyadi Karima Saiful serta jajaran Forkopimda Kota Mojokerto berkeliling ke seluruh stand Festival Bakar Sate 2023. Perempuan yang akrab disapa Ika Puspitasari mengatakan, festival bakar sate adalah rangkaian kegiatan terakhir di Hari Jadi Kota Mojokerto ke-105 yang digelar sebulan yakni pada 1-29 Juni 2023.

“Semuanya bisa terselenggara karena ada kekompakan. Pemerintah Kota Mojokerto tidak bisa sendirian. Ada jajaran forkopimda dan seluruh elemen masyarakat yang terus bersinergi untuk menyukseskan program-program di Kota Mojokerto,” pesan Ning Ita.

Ning Ita menyatakan, acara Festival Bakar Sate ini menjadi ajang tahunan untuk mempopulerkan Kota Mojokerto sebagai Kota Budaya dan Pariwisata. Karena aktivitas memasak dagung kurban dengan bermacam olahan menjadi tradisi masyarakat setiap Hari Raya Idul Adha mengolah daging kurban menjadi menu sate

“Semoga festival bakar sate bisa menjadi agenda rutin yang dilaksanakan dari tahun ke tahun sebagai salah satu ikhtiar Pemkot Mojokerto untuk melestarikan budaya,” jelasnya

Ning Ita menegaskan, dirinya sudah lima tahun menjalankan amanah menjadi Wali Kota Mojokerto. Ia terus meminta doa dan dukungan dari masyarakat untuk mensukseskan program pembangunan daerah hingga berakhirnya masa jabatan pada Desember 2023.

“Semoga di akhir masa jabatan, kami bisa menutupnya dengan husnul khotimah dan seluruh pembangunan yang telah kami laksanakan bisa memberikan kemanfaatan dan keberkahan untuk Kota Mojokerto tercinta,” harap Ning Ita. (adv/im)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini