Direktur Produksi & Pengembangan PT Perkebunan Nusantara (PTPN, Dirut PT Sinergi Gula Nusantara, Dirut PT Petrokimia Gresik dan pemimpin BNI Cabang Mojokerto memantau grafik data produktivitas tebu dan rendemen.

IM.com – Pabrik Gula (PG) Gempolkrep, Kabupaten Mojokerto, menghadapi tantangan untuk mencapai target giling, rendeman dan produksi gula selama 138 hari. Pasalnya, produktifitas tebu di seluruh lahan wilayah cakupan mengalami penurunan 15–20 persen dibandingkan tahun 2022.

Selama 138 hari, PG Gempolkrep harus menyelesaikan target penggilingan tebu sebanyak 899.488,9 ton, rendeman 7,28 persen dan jumlah gula yang diproduksi 65.585,39 ton. Sedangkan selama 81 hari mulai awal tahun 2023 sampai 21 Mei, proses giling yang sudah berlangsung baru mencapai 58,82 persen RKAP dengan jumlah tebu tergiling 492.845,5 ton (54,79 persen RKAP).

“Namun Rendemen 7,88 persen (108,22 RKAP) sampai saat ini mengalami kenaikan dibanding tahun 2022 hanya 7,35 persen. Gula yang sudah diproduksi sejumlah 38.923,79 ton (59,35 persen RKAP),” kata General Manajer PG Gempolkrep Edy Purnomo, Jumat (11/8/2023).

Proses giling tahun 2023 diawali pada tanggal 21 Mei 2023 dan sudah berlangsung sampai saat ini selama 81 hari (58,82 persen RKAP) dengan jumlah tebu tergiling 492.845,5 ton (54,79 persen RKAP). Target tebu yang akan digiling selama 138 hari sejumlah 899.488,9 ton dengan rendemen 7,28 persen dan jumlah gula yang diproduksi 65.585,39 ton.

Namun Edy optimistis dapat menyelesaikan tantangan dan mencapai target jumlah tebu tahun 2023 melalui sistem kemitraan dengan petani yang baik dan harmonis. Sistem tersebut meliputi, pelayanan kemitraan dengan petani melalui pembinaan lahan mulai pendaftaran sampai proses tebang oleh petugas Pabrik Gula Gempolkrep.

Kemudian, penyampaian informasi Rendemen harian secara transparan kepada petani, ketepatan penyaluran SHU petani melaui masing-masing koperasi. Lalu, penyediaan biaya garap melalui KUR BNI (realisasi penyaluran biaya garap tahun 2023 sejumlah Rp 105.721.407.000).

“Serta penyediaan pupuk non subsidi melalui Program Makmur bekerjasama dengan PT Petrokimia Gresik dan K3PG sebagai distributor,” ungkap Edy.

Baca: 90 Persen Petani Mitra PG Gempolkrep Manfaatkan KUR BNI

1
2
3

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini