Bupati Mojokerto MUhammad Albarra bersama Wabup M Rizal Octavian memantau langsung penyelenggaraan Pasar Murah Ramadhan Berkah di halaman Pendopo Kecamatan Jetis, Jumat (21/3/2025).

IM.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelar Pasar Murah Ramadhan Berkah. Kegiatan ini untuk menstabilkan harga komiditas pangan dan menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.

Kali ini, Pasar Murah Ramadhan Berkah digelar di halaman Pendopo Kecamatan Jetis, Jumat (21/3/2025). Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Wabup M. Rizal Oktavian, memantau langsung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Angka inflasi Kabupaten Mojokerto masih dalam kondisi aman, yaitu pada 0,46% pada Bulan Februari, peningkatan harga tersebut terjadi karena banyaknya permintaan.  sudah seperti biasanya kalau bulan suci Ramadan begini permintaan banyak dan bersamaan, maka ini akan bersifat temporer,” kata Bupati Albarraa.

Pasar Murah Ramadhan Berkah ini merupakan yang kedua kalinya digelar Pemkab Mojokerto. Sebelumnya, kegiatan tersebut diadakan di Pasar Raya Mojosari.

Pasar Murah Ramadhan Berkah merupakan program 100 hari kerja Bupati Mojokerto yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Kegiatan ini bekerjasama dengan PT BPR Majatama Perseroda untuk pemberian subsidi harga bahan pokok.

“Pasar murah Ramadhan berkah ini juga bertujuan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang Insyaallah relatif terjangkau,” ujarnya.

Selain berfokus pada pengendalian inflasi, pasar murah juga merupakan media bagi Pemkab Mojokerto untuk membantu perekonomian masyarakat di tengah tingginya harga pangan saat ini.

Tidak hanya menawarkan barang pokok dengan harga dibawah standar pasar. Pada giat tersebut terdapat pula stan khusus yang melayani para pengusaha kecil dan mikro untuk mendaftarkan merek dagang masing-masing.

Bupati dan Wabup Mojokerto juga berkesempatan untuk menyerahkan langsung beberapa sertifikat merek kepada para pengusaha UMKM yang telah mendaftar. Albarraa menganjurkan kepada para pengusaha yang hadir agar bisa berinovasi dan meningkatkan kualitas produk demi mencapai peningkatan omset.

“Kita harus semangat untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas, harus optimis untuk bisa menembus pasar dunia, sehingga ke depan kita bisa meningkatkan omset seluruh pelaku usaha IKM dan UMKM di Kabupaten Mojokerto,” tandas Bupati Mojokerto. (imo)

29

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini