
inilahmojokerto.com — ASTRA Tol Jombang–Mojokerto (ASTRA Tol Jomo) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 1447 H.
Ruas tol sepanjang 40,5 kilometer ini diproyeksikan akan dilalui sekitar 1,14 juta kendaraan selama periode Lebaran 2026, meningkat 1,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Presiden Direktur ASTRA Tol Jomo, Firdaus Azis, mengatakan bahwa keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Demikian keterangan yang disampaikan pada hari Senin, 16 Maret 2026.
Hingga H-6 Lebaran atau 15 Maret 2026, tercatat sekitar 171 ribu kendaraan telah melintas, naik 8,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, pengelola tol telah menyiapkan berbagai langkah strategis.
Di antaranya memastikan kesiapan infrastruktur jalan, optimalisasi layanan rest area, serta peningkatan koordinasi dengan kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya.
Selain itu, disiapkan pula 10 unit mobile reader di gerbang tol guna mengurai kepadatan transaksi.
Sebanyak 200 petugas juga disiagakan selama periode mudik. Layanan operasional didukung armada yang terdiri dari tiga mobil patroli, satu kendaraan rescue, dua ambulans lengkap dengan peralatan medis, serta empat mobil derek.
Untuk menunjang kenyamanan pengguna, ASTRA Tol Jomo bekerja sama dengan Pertamina menghadirkan SPBU modular di Rest Area KM 695 A dan KM 678 B yang beroperasi mulai 9 hingga 31 Maret 2026.
Juga fasilitas pengisian daya kendaraan listrik ultra cepat (Ultra Fast EV Charging Station) juga tersedia di KM 695 A.
Keamanan perjalanan diperkuat dengan pemasangan 124 kamera CCTV yang tersebar di jalur tol, rest area, dan gerbang tol.
Selain itu, seluruh pekerjaan perbaikan jalan dihentikan sementara mulai H-10 hingga H+10 Lebaran untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, pengelola tol melakukan pembersihan drainase rutin, penguatan lereng, serta menyiapkan pompa di titik rawan banjir.
Pos pengamanan juga disiagakan di sejumlah titik strategis, termasuk di rest area dan akses gerbang tol.
ASTRA Tol Jomo mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menghindari puncak arus mudik dan balik, serta memanfaatkan rest area secara bijak.
Jika rest area penuh, pengguna dapat keluar tol untuk beristirahat tanpa dikenakan tarif tambahan saat melanjutkan perjalanan.
ASTRA Tol Jomo berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan kebersamaan sejak perjalanan hingga tiba di kampung halaman. (kim)





































