Posyandu Bougenville 6 dan kader Ika Krisnawati meraih juara dalam Lomba Posyandu dan Kader Berprestasi 2026 di Kelurahan Pulorejo.

inilahmojokerto.com – Prestasi kader Posyandu di Kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto, menjadi gambaran bagaimana pelayanan kesehatan berbasis masyarakat terus diperkuat dari tingkat kelurahan.

Delapan Posyandu dan delapan kader motivator kesehatan mengikuti Lomba Posyandu dan Kader Berprestasi 2026. Ajang tersebut tidak hanya menjadi ruang penghargaan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kompetensi kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mengapresiasi para kader yang selama ini berperan mendampingi masyarakat, terutama dalam menjaga kesehatan serta memantau tumbuh kembang anak.

Apresiasi itu disampaikan saat kegiatan Penguatan Kompetensi Peran Kader Motivator dalam Peningkatan Pelayanan Posyandu di Kelurahan Pulorejo, Senin (28/9/2026).

Menurut Ning Ita, keberadaan kader Posyandu memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang sehat sekaligus menyiapkan sumber daya manusia berkualitas sejak usia dini.

“Panjenengan ikut menjadi bagian menyiapkan generasi emas dengan melayani anak-anak yang ke depan akan menggantikan posisi kita menjadi penerus bangsa,” ujarnya.

Dalam kompetisi tersebut, Posyandu Bougenville 6 berhasil meraih juara pertama kategori Posyandu Terbaik. Posyandu Bougenville 5 menempati posisi kedua, sedangkan Posyandu Bougenville 3 berada di peringkat ketiga.

Sementara itu, kategori Kader Posyandu Berprestasi menempatkan Ika Krisnawati dari Posyandu Bougenville 4 sebagai juara pertama.

Juara kedua diraih Noeriyah Juni Astuti dari Posyandu Bougenville 6, sedangkan Heny Mariah dari Posyandu Bougenville 3 meraih juara ketiga. Para pemenang mendapatkan uang pembinaan, piala, dan piagam penghargaan.

Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penguatan pelayanan Posyandu tidak hanya bertumpu pada fasilitas, tetapi juga pada kapasitas kader yang berada langsung di tengah masyarakat.

Di Kelurahan Pulorejo terdapat delapan Posyandu yang menjadi bagian dari pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satunya ditunjuk sebagai Posyandu 6 SPM, yang mendukung pencatatan dan pelaporan kebutuhan masyarakat berkaitan dengan pelayanan dasar.

Penguatan kompetensi kader melalui lomba juga menjadi bagian dari upaya mendorong Posyandu agar semakin mampu menjalankan fungsi pelayanan secara optimal.

Ning Ita menilai kontribusi kader Posyandu merupakan bagian dari tugas kemanusiaan karena dilakukan dengan mendampingi masyarakat secara langsung. “Ini tugas kemanusiaan. Semoga semuanya panjenengan lakukan dengan ikhlas,” katanya.

Karena itu, penghargaan bagi Posyandu dan kader berprestasi di Pulorejo bukan sekadar seremoni. Di balik penghargaan tersebut terdapat upaya untuk memperkuat pelayanan kesehatan dari tingkat paling dekat dengan masyarakat.

6

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini