
inilahmojokerto.com – Polsek Pacet bersama tim gabungan menemukan lima pohon berpotensi tumbang di jalur Sendi–Cangar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (4/11/2026). Temuan tersebut menjadi perhatian menjelang musim penghujan yang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tiga pohon dalam kondisi mati, sedangkan dua lainnya mengalami keropos pada pangkal batang. Kelima pohon telah diberi tanda silang untuk memudahkan identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh Perhutani dan Tahura R. Soerjo sesuai ketentuan perizinan.
Penyisiran dilakukan Polsek Pacet bersama BPBD Kabupaten Mojokerto, TNI, Perum Perhutani, Tahura R. Soerjo, serta relawan sebagai tindak lanjut apel kesiapsiagaan tanggap bencana.
Selain memeriksa pohon rawan tumbang, tim gabungan mengecek saluran air di atas lokasi yang sebelumnya pernah mengalami longsor hingga menimbulkan korban jiwa. Hasil pemeriksaan menunjukkan saluran air dalam kondisi aman dan tidak ditemukan ranting maupun sampah yang menghambat aliran.
Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam mengatakan, mitigasi dilakukan untuk mengidentifikasi potensi bahaya sebelum terjadi bencana.
“Memasuki musim penghujan, kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya tanah longsor dan pohon tumbang di wilayah Kecamatan Pacet,” ujarnya.
Menurutnya, pemeriksaan langsung di lapangan dan koordinasi lintas instansi menjadi langkah penting untuk memastikan potensi bahaya dapat segera ditindaklanjuti.
Setelah penyisiran selesai, tim gabungan melanjutkan patroli dari arah Cangar menuju Pacet untuk memantau kondisi jalur dan mengantisipasi kerawanan lainnya.
Polsek Pacet mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Sendi–Cangar, terutama ketika hujan deras dan angin kencang.










































