Walikota meninjau pelaksanaan penyaluran dana lewat Kantor Pos

IM.com – Terobosan terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto untuk mendukung gerakan Anti Pungli yang telah dicanangkan Walikota Mas’ud sejak April lalu. Rabu (26/10) orang nomor satu di Kota Mojokerto itu inspeksi mendadak pada pelaksanaan penyaluran dana bantuan sosial anak yatim nonpanti dan lansia kurang mampu di Kantor Pos cabang Mojokerto.

“Kami bekerja sama dengan Kantor Pos untuk menyalurkan bantuan ini. Agar penyaluran lebih tersistem, lebih mudah dan transparan,” tuturnya. Cukup membawa undangan dari Dinsos, KTP dan KK maka masyarakat Kota Mojokerto yang melakukan pencairan dapat terlayani.

Sebanyak 414 anak yatim nonpanti se-Kota Mojokerto masing-masing menerima bantuan sebesar satu juta rupiah. Sedangkan lansia kurang mampu sebanyak 1281 masing-masing mendapatkan lima ratus ribu rupiah.

Bekerja sama dengan PT Pos Indonesia cabang Kota Mojokerto, Dinas Sosial Kota Mojokerto ingin penyelenggaraan penyaluran bantuan dapat terintegrasi. Dengan kerja sama ini juga diharapkan Wali Kota agar seluruh masyarakat dapat merasakan kota Mojokerto yang telah mewujudkan service city atau Kota Pelayanan yang melayani masyarakat dengan baik.


Walikota dalam sidaknya melihat proses pencairan kemudian berinteraksi dengan masyarakat penerima bantuan. “Semoga bermanfaat ya Pak. Dan semoga uang yang diterima bisa mencukupi untuk kebutuhan keluarga,” tutur Wali Kota kepada seorang bapak penerima bantuan.

Mas’ud Yunus juga berkesempatan mengisi “Pohon Randu” yang merupakan akronim dari pohon saran dan pengaduan milik Kantor Pos cabang Mojokerto. Wali Kota menuliskan “Meningkatkan pelayanan adalah bagian dari mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan Negara. (ika/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here